Demokrat Kaltim Minta Ibas Jadi Ketua Umum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eddie Baskoro Yudhoyono (Ibas). TEMPO/Imam Sukamto

    Eddie Baskoro Yudhoyono (Ibas). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Samarinda - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Kalimantan Timur mulai kasak kusuk mendukung calon ketua umum partai pasca pengunduran diri Anas Urbaningrum. Anas sendiri berhenti jadi ketua setelah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus korupsi.

    Sekretaris DPD Demokrat Kalimantan Timur, Nicholas Pangeran, terang-terangan menyebutkan kalau kandidat pilihan mereka untuk posisi utama di Partai Demokrat adalah Edi Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

    Alasannya, kata Nicholas, selain soal kapabilitas, juga soal waktu. Pasalnya, kata Nicholas, Ibas kini sudah mundur dari DPR sehingga tidak lagi merangkap jabatan.

    Meski pilihan politik mereka condong pada Ibas,
    Nicholas menjamin rapat DPD Kalimantan Timur sepakat untuk mendukung siapapun yang dicalonkan oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat. "Siapa pun pilihan majelis tinggi kami harus hormati," kata dia.

    Nicholas menampik dua nama yang juga santer disebut sebagai calon ketua umum yakni Max Sopacua dan Marzukie Alie. "Mereka masih menjabat di legislatif. Jika ingin mencalonkan diri, mereka harus mundur," kata Nicholas.

    Kongres Luar Biasa Partai Demokrat rencananya digelar sebelum 9 April 2013.  

    FIRMAN HIDAYAT

    Berita Terpopuler:
    Begini Cara Jokowi Lepaskan Diri dari Hercules

    Hercules Ditangkap, Premanisme Masih Tinggi

    Rustriningsih Ditolak PDIP Karena Tak Santun Berpolitik 

    Wawancarai Aher, Sejumlah Wartawan Dipukul Petugas

    Nama Anas Terseret dalam Kasus Simulator


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.