446 Napi Nusa Tenggara Barat Mendapatkan Remisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Mataram: Sebanyak 446 narapidana dari 921 narapidana seluruh Nusa Tenggara Barat, mendapatkan remisi dari pemerintah. Pemberian remisi dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Mataram, yang langsung dipimpin Gubernur NTB, Lalu Serinata, Selasa (17/8) pagi. Dari 446 narapidana itu, 50 orang di antaranya langsung bebas. Napi yang mendapat remisi itu tersebar di enam LP di NTB. Dengan rincian, 98 napi dari LP Mataram, 118 napi dari LP Sumbawa, 61 napi dari LP Raba, Bima, 62 napi dari LP Selong, Lombok Timur, 33 napi dari LP Praya, Lombok Tengah, dan 73 napi dari LP Dompu, ditambah 1 orang dari LP Terbuka Batu Keliang, Lombok Tengah. Data di Kantor Wilayah Kehakiman dan HAM NTB menyebutkan, dari 921 yang menghuni di enam LP di NTB itu, 521 orang sebagai narapidana. Sisanya sebanyak 400 orang masih berstatus sebagai tahanan. Pemberian remisi ini, secara simbolis diwakili tiga orang napi. Yaitu Ahmad Muharis, terpidana kasus pencurian dengan hukuman kurungan 2,5 tahun dan dinyatakan bebas. Kedua, Yudi Irawan, terpidana kasus narkotik dan obat-obatan, dan Rudi Sausale, terpidana kasus penipuan. Usai mendapatkan remisi, para napi yang mengikuti HUT 17 Agustus di LP Mataram, bersama-sama menyanyikan lagu-lagi perjuangan. Tampak seorang wanita setengah umur meneteskan air mata ketika secara bersama-sama menyanyikan lagu "Padamu Negeri". Kepala Kantor Wilayah Kehakiman dan HAM NTB, RM Sindhu Krisna mengatakan, mereka yang mendapat remisi dinilai telah lulus ujuan tahap pembinaan. Besar remisinya mulai dari 1 hingga 6 bulan.Sujatmiko - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.