Kangen Warteg, Dahlan ke Warmo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Dahlan Iskan. ANTARA/Fanny Octavianus

    Menteri BUMN Dahlan Iskan. ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO , Jakarta:Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan ternyata kangen makanan warteg alias Wartung Tegal. Alhasil, untuk memenuhi rasa kangennya, ia pun mengajak wartawan makan bareng di Warteg Warmo, sebuah waruung makan yang buka 24 jam di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.

    "Saya kangen makan warteg. Lagi pula sudah lama juga gak makan ke sini," ujar Dahlan ketika ditanya oleh wartawan alasan ke Warteg, Selasa, 5 Maret 2013.

    Dahlan tiba di warteg kurang lebih pukul 19.15. Ia datang tidak dengan mobil dinas, melainkan dibonceng seorang wartawan.

    Tiba di warteg, Dahlan langsung menyalami karyawan di sana. Tak lama, ia memesan sepiring nasi, lengkap dengan lauk yang terdiri atas sate udang goreng, tahu goreng, dan sayur orak-arik.

    Aksi Dahlan makan di warteg ini tak ayal menarik perhatian warga sekitar. Mereka kemudian menyerbu warteg tersebut, bukan untuk makan tapi bersalaman dan foto dengan Dahlan. Pak Menteri tak keberatan makan malamnya terganggu sesaat.

    Sambil makan, Dahlan berbincang-bincang dengan awak media. Ia mengatakan dirinya bosan makan di restoran dan kantin. "Sekali-kali makan di warteg. Masa makan di restoran dan kantin terus," ujar Dahlan sambil tertawa.

    Kurang lebih setengah jam Dahlan makan. Setelah makan, ia bersedia diwawancarai oleh media. Beberapa hal seperti masalah outsourcing, pemanggilan paksa oleh Komisi IX DPR,ia jawab.

    Sayangnya, Dahlan enggan berlama-lama diwawancarai. Setelah 10 menit menjawab pertanyaan wartawan, ia pamit ke karyawan-karyawan warteg, Ia pun langsung kembali ke motor awak media, pulang menuju kantornya di Jalan Medan Merdeka Selatan.

    ISTMAN MP

    Berita terpopuler:
    Peretas Situs SBY Akan Direkrut Mabes Polri?
    Waspada, Banjir di Jakarta Dinihari
    Rasyid Tak Ditahan, Status Seperti Orang Merdeka
    Pemuda Cabuli Empat Adik Tiri dan Ibu Kandungnya
    Bentrokan Bersenjata di Sabah, 5 Polisi Malaysia Tewas
    Ahok Minta Pengusaha Beli Vila Ilegal di Puncak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.