Rabu, 21 November 2018

Demokrat-PAN-Golkar Daftarkan Bibit Cagub Jateng

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden SBY (kanan) menyerahkan piagam P2BN 2010 kepada Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo di Istana Negara, Jakarta (3/12). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden SBY (kanan) menyerahkan piagam P2BN 2010 kepada Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo di Istana Negara, Jakarta (3/12). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Semarang - Koalisi Partai Demokrat, PAN dan Partai Golkar resmi akan mengusung pasangan calon gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dengan calon wakil Sudijono Sastroatmodjo. Bibit merupakan calon inkumben sedangkan Sudijono adalah Rektor Universitas Negeri Semarang."Surat rekomendasinya sudah keluar tadi barusan (Ahad, 3 Maret 2013 pukul 20.00 WIB)," kata Sekretaris Demokrat Jawa Tengah Dani Sriyanto kepada Tempo, Ahad 3 Maret 2013.

    Dani menyatakan surat rekomendasi untuk pasangan calon tersebut sudah keluar dengan tandatangan Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Jonny Allen dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro (Ibas).

    Nama Sudijono muncul sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah baru belakangan. Dia diajukan oleh Partai Golkar yang baru bergabung di koalisi Demokrat dan PAN. Jauh-jauh hari, Demokrat-PAN memang sudah akan mengusung Bibit. Tapi kala itu, masih a lot soal siapa yang akan menjadi calon wakil gubernur. Belakangan, Golkar bergabung dengan membawa nama Sudijono.

    Pasangan ini dijadwalkan mendeklarasikan pencalonannya pada Senin 4 Maret 2013 pagi. Setelah itu, mereka akan melanjutkan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Tengah Jalan Veteran Semarang. Pendaftaran itu dilakukan satu hari sebelum penutupan. KPUD membuka pendaftaran calon gubernur/wakil gubernur Jawa Tengah sejak 27 Pebruari dan ditutup pada 5 Maret mendatang.

    ROFIUDDIN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.