SBY: Pengganti Anas, Bukan Ibas dan Bukan Ani  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasca-mundurnya Anas Urbaningrum dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono memastikan pengganti Anas bukanlah putra bungsunya, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas maupun istrinya, Ani Yudhoyono.

    "Beliau mengatakan bukan Ibas, bukan ibu (sebagai pengganti Anas)," kata anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Johny Allen Marbun, meniru pernyataan SBY di depan para perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Demokrat dalam pertemuan Partai Demokrat di Cikeas, Sabtu, 2 Maret 2013.

    Anggota Majelis Tinggi lainnya, Amir Syamsudin, mengatakan, calon ketua umum partai berlambang bintang Mercy itu adalah orang yang tidak memegang jabatan rangkap hingga 2015. Syarat itu kemudian mengerucut kepada beberapa tokoh Demokrat, yang di antaranya Ibas.

    Sebelumnya, Ibas yang kini menjabat Sekretaris Jenderal Demokrat mengundurkan diri sebagai anggota Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat. Maka, merujuk pada syarat calon ketua umum yang disampaikan Amir, Ibas otomatis masuk bursa calon ketua umum. Ani Yudhoyono juga pernah menjadi Wakil Ketua Umum Demokrat.

    Meskipun ada persyaratan itu, menurut Johny, jangan serta-merta menunjuk Ibas akan menjadi ketua umum. Apalagi, dalam pertemuan di Cikeas yang baru saja digelar, tidak ada pembahasan soal ketua umum. "Ini sudah clear, saya berani bilang begitu karena beliau (SBY) yang mengatakan langsung, kebetulan tadi saya ada di sebelah beliau," kata Johny.

    Tanggal 9 April merupakan batas waktu pengajuan pendaftaran calon legislator sementara ke Komisi Pemilihan Umum. Setelah ditetapkannya bekas Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus Hambalang, Demokrat jadi tak memiliki ketua umum. Hal ini diperkirakan akan mengganjal Partai Demokrat karena KPU mensyaratkan pendaftaran harus melalui sekretaris jenderal dan ketua umum.

    MUHAMAD RIZKI

    Berita terpopuler lainnya:
    Ratusan Vila Berdiri di Taman Nasional
    Dikumpulkan SBY di Cikeas, DPD Lepas Jaket Partai

    VIDEO Kekerasan Densus 88 Beredar di Youtube

    Skenario Rasyid Lempar Kesalahan ke Sopir Luxio

    Slank: Fatin Jangan Buka Jilbab, Jangan Goyang

    X Factor, Anggun: Hidup Tidak Semulus Paha ChiBi

    Ramadhan: Anas Urbaningrum Sudah Tak Seperti Dulu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.