Adik Anas: Ini Kan yang 'Mereka' Minta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, bersama ketua umum Anas Urbaningrum (kiri). TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, bersama ketua umum Anas Urbaningrum (kiri). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Blitar - Adik Anas Urbaningrum, Kholisul Fikri, mengungkapkan kekecewaannya pada orang-orang yang menjatuhkan kakaknya. Hingga kini, dia meyakini Anas tak melakukan korupsi sepeser pun.

    Ditemui di rumah orang tua Anas di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Kholis menyatakan, siap membela dan mendukungnya kakaknya sampai kapan pun. Apalagi dia meyakini semua ini adalah kepentingan politik untuk menjatuhkan Anas. "Ini kan yang mereka minta," kata Kholis saat dimintai tanggapan atas pengunduran diri Anas dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, 23 Februari 2013.

    Meski tidak mengetahui persis duduk perkara yang dihadapi kakaknya, Kholis dan seluruh keluarga tak mempercayai gosip korupsi yang menerpa Anas. Apalagi sejak kecil Anas tumbuh dan belajar di lingkungan Pondok Pesantren Al Kamal Blitar, yang menjunjung nilai kejujuran. Demikian pula pengakuan Anas kepada ibunya, Hj Sriati, yang dengan tegas menolak kabar itu.

    Penetapan Anas sebagai tersangka ini sekaligus membuka dendam keluarga Anas kepada Nazaruddin. Mantan Bendahara Demokrat ini dituding berkhianat pada Anas, yang sudah menganggapnya saudara. "Dia baik sama Anas dan ibu karena ada maunya," kata Kholis.

    Meski menyimpan dendam, Kholis mengaku sudah mengikhlaskan perbuatan Nazaruddin. Dia percaya tidak ada sesuatu yang buruk terhadap kakaknya dalam kasus ini.

    HARI TRI WASONO

    Berita Lain:
    Edsus Naik Gunung
    Temuan Ahok Soal Isu Warga Rusun Jual Perabotan

    RS Kurang Dokter, Jokowi Ajukan 110 Dokter Baru
    RSUD Tarakan Kebut Sehari Penuhi Perintah Jokowi
    Majelis Etik Dokter Dukung Rencana Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.