Sabtu, 24 Februari 2018

Panser Tabrak Motor, Satu Tewas  

Oleh :

Tempo.co

Senin, 18 Februari 2013 15:56 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panser Tabrak Motor, Satu Tewas  

    Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    TEMPO.CO, Banyumas - Sebuah kecelakaan melibatkan kendaraan perang panser dengan sepeda motor Yamaha Vega terjadi di Jalan Raya Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, Senin, 18 Februari 2013. Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya masih kritis. "Peristiwa ini terjadi pada pukul 05.00 tadi," kata Komandan Kompi Kaveleri Panser 2 Semarang, Kapten Widya Widihantoro, Senin, 18 Februari 2013.

    Ia mengatakan, kecelakaan terjadi saat iring-iringan kendaraan tempur TNI AD melintas di jalan itu. Panser itu hendak kembali ke Semarang setelah melakukan pengamanan pemilihan Bupati Banyumas.

    Saat melintas di depan kantor BRI Ajibarang, kata dia, dari arah berlawanan, datang bus. Saat itulah, dari belakang bus, sepeda motor Yamaha Vega yang dikendarai Ahmad Sohinun, warga Desa Purwojati, Banyumas, lewat. Sepeda motor ini mencoba menyalip bus, namun terlalu ke kanan sehingga memakan jalan yang dilalui oleh iring-iringan kendaraan TNI. Akibatnya, sepeda motor ini bertabrakan dengan panser jenis panhar yang berada di belakang mobil patroli.

    "Kami menggunakan pengawalan mobil patroli dari PM. Dari arah berlawanan, ada bus. Di belakang bus ini ada sepeda motor mencoba mendahului bus tersebut. Namun, karena terlalu ke kanan sehingga menabrak kendaraan kami yang nomor dua," kata dia.

    Pada peristiwa ini, Ahmad Sohinun tewas di tempat. Sedangkan istrinya, Rohinun, yang membonceng, kritis dan harus dirawat di Rumah Sakit Margono, Soekarjo.

    Kepala Kepolisian Resor Banyumas, Ajun Komisaris Besar Dwiyono, mengatakan, kepolisian masih menyelidiki kasus itu. "Kecelakaan itu sedang kami selidiki," kata dia singkat.

    ARIS ANDRIANTO

    Berita Terpopuler Lainnya
    Pengakuan Kolega Maharani Suciyono: 60 Juta/Bulan!
    Wawancara Mucikari Ayam Kampus
    Tujuh Partai Bergabung dengan PAN

    Isak Tangis Warnai Ulang Tahun Raffi Ahmad

    Sebab Meteor Rusia Tak Terdeteksi


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.