Minggu, 18 November 2018

KPK Periksa Saksi Kunci Suap Daging Impor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juard Effendi, Direktur PT Indoguna,  usai menjalani pemeriksaan di KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap senilai 1 miliar terkait kebijakan impor daging sapi (30/1). TEMPO/Seto Wardhana

    Juard Effendi, Direktur PT Indoguna, usai menjalani pemeriksaan di KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap senilai 1 miliar terkait kebijakan impor daging sapi (30/1). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain memeriksa Menteri Pertanian Suswono, Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini memanggil Maria Elizabeth Liman, Direktur Utama PT Indoguna Utama. Elizabeth bakal bersaksi dalam kasus suap kuota impor daging yang melibatkan perusahaannya.

    "Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LHI (Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Prihasa Nugraha saat dihubungi, Senin, 18 Februari 2013.

    KPK juga kembali memeriksa Komisaris PT Radina Bio Adicita, Elda Devianne Adiningrat, dan Soewarso Martowihardjo. Elda merupakan saksi kunci kasus suap ini.

    KPK menangkap Ahmad Fathanah, orang dekat Luthfi, di Hotel Le Meredien, 29 Januari lalu. Ahmad menerima duit Rp 1 miliar dari Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, petinggi PT Indoguna Utama. Duit itu diduga adalah suap untuk Luthfi yang mengurus PT Indoguna dalam mendapatkan kuota impor daging.

    Luthfi, lewat pengacaranya, mengakui pernah bertemu Menteri Suswono dan Elizabeth Liman, pemilik Indoguna di Medan pertengahan Januari. Pertemuan juga dihadiri Ahmad Fathanah dan Elda Devianne. Dalam pertemuan diduga ada pembicaraan tentang impor daging.

    TRI SUHARMAN

    Berita terpopuler:
    Anas : Pidato SBY Sudah Jelas Top
    Anas, Harrier dan Perhitungan Penguasa Langit
    SBY: Anas Tetap Ketua Umum
    Harry Tanoe Resmi Bergabung ke Hanura
    Ini Alasan Hary Tanoe Pindah ke Hanura


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.