Ibas Mundur dari DPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anas Urbaningrum (kiri) dan Edhie Baskoro Yudhoyono. TEMPO/Hariandi Hafid

    Anas Urbaningrum (kiri) dan Edhie Baskoro Yudhoyono. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, mengundurkan diri dari anggota DPR dan berkonsentrasi menjalankan tugas sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.

    “Di hari mendatang akan menguras waktu pikiran dan jika masih DPR sudah pasti tugas saya tak berjalan baik,” kata Ibas dalam keterangan pers di gedung DPR, Jakarta, Kamis, 14 Februari 2013. Surat pengunduran diri disampaikan kepada Ketua DPR, Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum, dan Ketua Fraksi Demokrat pada hari ini.

    Ibas beralasan dirinya tak ingin menjadi beban bagi Fraksi Demokrat yang tak kecil tantangannya dalam mengkritisi dan mendukung program pemerintah.  Ia juga berterima kasih dan meminta maaf kepada para pemilihnya. “Karena dalam satu setengah tahun ke depan saya harus berkonsentrasi sebagai Sekjen Demokrat,“ kata anggota DPR dari daerah pemilihan 7 Jawa Timur (Ngawi, Magetan, Ponorogo) ini.

    Ibas juga menjelaskan mengenai absensinya pada Sidang Paripurna DPR pada 12 Februari 2013. Sebelumnya beredar informasi Ibas tak teken daftar hadir dan tak memindai jari kala sidang paripurna. “Saya teken dan lakukan finger identification number. Tidak ada niatan tidak ikut sidang. Sidang belum mulai. Saya naik ke lantai 9 bicara dengan sesama anggota DPR,” kata dia. Ada tugas kerjaan mendesak dan penting terkait persiapan Rapimnas pada Ahad nanti. Selaku sekjen partai saya harus melakukan pekerjaan itu.”

    Ibas beralasan dia harus tetap berperan sebagai sekjen dan ambil bagian dalam upaya penyelamatan Partai Demokrat yang elektabilitasnya terus merosot. “Sebagai sekjen, saya bertanggungjawab dan bekerja keras untuk penyelamatan partai,” kata dia. “Ketua Majelis Tinggi tak mungkin terus-menerus mengambil langkah penyelamatan.”

    Selain itu, Ibas menjelaskan persoalan keluarga yang harus dihadapinya.”Anak saya sedang dirawat di RS Cipto. Esok operasi karena gangguan pencernaan. Saya minta maaf jika tugas sebagai anggota DPR terganggu,” kata dia.

    PRIHANDOKO | WANTO

    Berita terkait
    Kasus 'Absen Antar', Ibas Terancam Sanksi BK 
    Rapat Paripurna DPR, Ibas Absen Lalu Pergi
    Ibas Absen Rapat, Demokrat: Jangan Dipersoalkan
    Demokrat Anjlok, Sopacua Akui Ibas Temui Wacik 
    Ibas Desak KPK: Kalau Salah, Ya Salah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.