Purwakarta Larang Usaha Game Online  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, akan mencabut dan melarang semua izin usaha permainan play station dan game online yang ada di daerahnya. "Mulai awal Maret, semuanya sudah kami larang beroperasi," kata Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, kepada Tempo, Jumat, 8 Februari 2013.

    Ia mengungkapkan, setahun lalu pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran tentang larangan anak-anak sekolah bermain play station dan game online melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga. Akan tetapi, dampaknya kurang signifikan.

    Karena izin usaha permainan play station dan game online tidak dicabut atau ditutup, secara sembunyi-sembunyi anak-anak sekolah tetap saja berani datang ke tempat-tempat permainan itu.

    Pencabutan izin  dan larangan keras usaha dua jenis permainan yang sudah masuk ke pelosok pedesaan itu, menurut Dedi, karena saking banyaknya pengaduan dari orang tua anak-anak sekolah yang disampaikan langsung kepadanya.

    "Saya juga merekam langsung dampak negatif dua permainan yang banyak merusak akal budi dan karakter anak-anak sekolah," ujar Dedi. "Mereka jadi anak-anak yang malas belajar dan melawan kedua orang tuanya."

    Dedi mencontohkan, sebelum permainan itu ada, di mana-mana anak-anak takut kepada kedua orang tuanya. Sekarang, setelah permainan itu merasuki jiwa anak-anak, kondisinya berbalik, jadi orang tua yang takut sama anak-anak.

    "Anak-anak memaksa orang tua mengeluarkan duit buat bermain play station atau game online. Karena khawatir dan takut, orang tua akhirnya pasrah. Kondisi ini sangat berbahaya buat masa depan anak-anak kita," ujarnya.

    Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Andri Chairul, menyambut baik kebijakan tegas yang akan dilakukan Bupati itu. "Kalau izin usaha permianan itu ditutup, efeknya akan terasa langsung," ujar Andri. Beda dengan kondisi saat ini, para guru hanya bisa mengawasi anak-anaknya di sekolah. Tetapi, jika sudah pulang sekolah mereka singgah di tempat-tempat permainan itu, susah diawasi, apalagi kalau sudah berganti baju seragam.

    NANANG SUTISNA

    Baca juga:
    Game Asal Tangerang Raih Penghargaan Amerika

    Mengenal Game Lokal Asal Karawaci

    Gigitan Buaya Lebih Kuat dari Dinosaurus Tyrex

    77 Persen Konsumen Beli Produk Jika CEO Ngetweet

    Oracle Tawarkan Sistem Pengamanan Analitik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.