Dicekal Bersama Luthfi Hasan, Elda Devianne Lenyap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luthfi Hasan Ishaaq. TEMPO/Seto Wardhana

    Luthfi Hasan Ishaaq. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta -- Sejak dicekal atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Elda Devianne seperti menghilang. Komisaris PT Radina Niaga Mulia itu tak tampak di rumahnya, di Cilandak, Jakarta Selatan.  

    Adapun kantor PT Radina di Jalan Benda Nomor 54 H, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ternyata sudah berganti pemilik. Sekarang di sana ada toko waralaba Circle-K.

    "Circle-K ini sudah tiga tahun di sini, sedangkan saya sendiri sudah kerja di sini selama dua tahun," kata Putri, kasir yang sedang bertugas, Senin, 4 Februari 2013.

    Hanafi, petugas parkir di sana, juga mengaku belum pernah mendengar perusahaan Radina Niaga Mulia di daerah itu. Kata dia, sebelum jadi Circle-K, gedung itu memang dipakai kantor. Namun Hanafi mengaku tak tahu kantor apa yang menggunakannya.

    Radina adalah kantor milik pengusaha Elda Devianne Adiningrat. Dalam kasus impor daging sapi yang menjerat Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, Elda ikut dicegah Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

    Pencegahan itu diajukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena Elda diyakini mengetahui seluk-beluk kasus tersebut. Elda yang pernah jadi Ketua Umum Asosiasi Perbenihan Indonesia itu dilarang bepergian ke luar negeri pada 30 Januari-30 Juli 2013.

    MUHAMAD RIZKI

    Berita Terpopuler:
    Kisah Penguntitan Sapi Berjenggot hingga Maharani

    Koboi di Kafe Rolling Stone Pakai Pistol Eksklusif

    Abraham Samad Ternyata Pernah Jadi Caleg PKS

    Raffi Ditangkap, BNN Diserang Lewat BlackBerry

    Maharani Suciyono Terancam Dapat Sanksi Kampus

    Foto Luthfi-Ahmad Fathanah Sedang Rapat Beredar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.