Rabu, 21 Februari 2018

Hasil Pilkada Diumumkan, Makassar Rusuh

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 31 Januari 2013 17:14 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hasil Pilkada Diumumkan, Makassar Rusuh

    Massa simpasitan pasangan calon gubernur Syahrul-Agus (Sayang) merayakan kemenangan di Posko Sayang Jalan Haji Bau, Makassar, Kamis (31/1). TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Makassar Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara sekaligus penetapan gubernur terpilih oleh KPU Sulsel di Hotel Singgasana, Kamis, 31 Desember, diwarnai kerusuhan di sejumlah titik di Kota Makassar. Kerusuhan bahkan berpusat di sentra perekonomian, seperti di Jalan Pattimura, Jalan Somba Opu, Jalan Penghibur, dan Jalan Pasar Ikan.

    Dari pantauan Tempo, terjadi pembakaran sepeda motor di Jalan Pattimura, pelemparan rumah toko di Jalan Somba Opu, dan pelemparan mobil di Jalan Pasar Ikan dan Jalan Ujung Pandang. Pelakunya disinyalir merupakan massa salah satu kandidat yang berkonvoi.

    Awalnya, rombongan sempat berorasi di sekitar Hotel Singgasana. Mereka coba merangsek masuk, tapi penjagaan sangat ketat. Seluruh sisi hotel dipasangi kawat duri dan disiagakan kendaraan taktis.

    Imbas aksi anarkistis massa, sejumlah toko yang dilintasi arak-arakan itu memilih untuk menutup usahanya lebih awal. Mereka takut menjadi sasaran perusakan dan penjarahan. "Lebih baik kami tutup, daripada diserang," kata Hendrik, salah seorang pengusaha di Jalan Somba Opu.

    Perkembangan terakhir, sekitar pukul 17.00 Wita, situasi memanas di Jalan Lagaligo, yang terletak di antara posko kandidat Syahrul Yasin dan Ilham Arief. Puluhan aparat Brimob yang termasuk dalam satuan petugas yang dilengkapi peluru tajam memblokade jalan. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah bentrok antara kedua pendukung. "Sudah dikerahkan Brimob disana," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Komisaris Besar Endi Sutendi.

    Soal kerusuhan di sentra perekonomian, kepolisian bakal melakukan penyelidikan terkait pelakunya. Dicontohkan, pada kasus pembakaran sepeda motor di Jalan Pattimura, disinyalir disengaja dan sudah diatur. "Motor dibakar punya yang konvoi. Mereka mau menarik perhatian," ujar Endi.

    Ia meminta  masyarakat tidak terpancing dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Apabila terjadi kerusuhan massif, dampaknya akan dirasakan semua pihak karena bisa mempengaruhi perkembangan ekonomi dan pembangunan Sulsel yang semakin baik setiap tahunnya. "Keamanan lingkungan harus dijaga bersama," katanya.

    TRI YARI KURNIAWAN

    Berita Terpopuler Lainnya:
    Skandal Suap PKS, Ada Wanita Sedang Bermesraan

    Kurir Suap Daging Ditangkap Bersama Gadis Muda

    Tersangka Suap Daging PKS Sewa Gadis Rp 10 Juta?

    Gratifikasi Seks? Presiden PKS Tersenyum

    Presiden PKS Jadi Tersangka Suap Impor Daging


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.