Jumat, 16 November 2018

Skandal Suap PKS, KPK Geledah Apartemen di Depok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wartawan berebut mengambil foto presiden PKS Luthfi Hasan Ishak yang dijemput oleh KPK, setelah ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga menerima suap terkait kepengurusan impor daging sapi. TEMPO/Amston Probel

    Sejumlah wartawan berebut mengambil foto presiden PKS Luthfi Hasan Ishak yang dijemput oleh KPK, setelah ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga menerima suap terkait kepengurusan impor daging sapi. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Depok - Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah satu kamar di Apartemen Margonda Residence Depok untuk mengusut Ahmad Fathanah, kurir yang jadi tersangka suap impor daging, yang ditangkap di Hotel L Meridien Jakarta, Selasa lalu. KPK menggeledah kamar 605 di Blok C di apartemen tersebut.

    Sebanyak empat penyidik dan seorang pekerja bagian operasional KPK tiba di Margonda Residence hari ini pukul 11.20 WIB dengan memakai mobil Inova silver berpelat nomor B 1886 UFR. "Mobil yang keluar dari kantor (KPK) ada tujuh, tapi yang ke sini baru mobil ini," kata seorang staf KPK, kepada Tempo, Kamis, 31 Januari 2013.

    Saat digeledah KPK, kamar itu tak berpenghuni. Kamar ini disewa atas nama Septy pada November 2012. KPK terpaksa menjebol pintunya. "Baru saya dibongkar pintunya," katanya.

    Menurut dia, kamar itu memang ada kaitannya dengan Ahmad Fathanah. Fathanah diduga orang yang mengurus duit masuk-keluar milik Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Dalam kasus suap ini, KPK menetapkan JE (diduga Juard Effendi) dan AAE (diduga Arya Abdi Effendy, pengusaha PT UI (diduga Indoguna Utama), sebagai tersangka suap Rp 1 miliar.

    Pengelola Margonda Residence, Dian Rukmandan, membenarkan kabar bahwa kamar itu disewa atas nama Septy mulai November 2012. Dian tidak tahu-menahu mengenai kegiatan yang ada dalam kamar tersebut selama disewa. "Kami enggak tahu di dalam kamar karena itu privasi. Iya benar kamar itu, kami enggak tahu Ahmad Fathanah itu siapanya dia (Septy)."

    Ketika ditanya mengenai data lengkap Septy, Dian tidak mengetahuinya. Semua data, kata dia, ada di bagian pemasaran apartemen. Ketika Tempo akan meminta data ke anggota staf bagian pemasaran, Lilis, dia tidak di tempat. "Ibu Lilisnya sedang di luar," kata salah seorang anggota staf apartemen.

    Sampai saat ini penyidik KPK masih di kamar 605 tersebut. Semua akses masuk ke kamar tersebut dijaga ketat oleh petugas keamanan apartemen.

    Penangkapan Fathanah dan dua tersangka lainnya menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menjadi tersangka. KPK menetapkan Luthfi, yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR, sebagai tersangka, Rabu lalu.

    ILHAM TIRTA

    Baca juga:
    Skandal Suap PKS, Ada Wanita Sedang Bermesraan

    Kurir Suap Daging Ditangkap Bersama Gadis Muda

    Tersangka Suap Daging PKS Sewa Gadis Rp 10 Juta?

    Gratifikasi Seks? Presiden PKS Tersenyum

    Presiden PKS Jadi Tersangka Suap Impor Daging


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.