KPK Tangkap Tangan Tiga Pelaku Suap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Reno Esnir

    ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelandang tiga orang yang diduga pelaku suap politikus, Rabu dinihari, 30 Januari 2013, pukul 00.30 WIB. Mereka terdiri atas satu wanita dan dua orang pria.

    Berdasarkan pantauan Tempo, kedua pria yang mengenakan jaket hitam dan berkacamata itu diapit penyidik KPK saat turun dari mobil tahanan. Adapun wanitanya yang memakai jaket putih berada di antara para pria tersebut. Dengan langkah cepat, mereka merangsek melalui pintu utama KPK.

    Terdapat pula pria yang mengenakan jaket hitam dengan usai sekitar 40 tahun yang diangkut pada mobil lainnya. Pria ini sebelumnya sudah berada di KPK sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, setengah jam kemudian, pria itu digelandang ke luar dari lembaga antirasuah tersebut.

    KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan, Selasa malam, 29 Januari 2003. Dua orang pria dan seorang wanita ditangkap sedang melakukan transaksi suap di Hotel Le Meridian sekitar pukul 21.00 WIB. Setidaknya dua kardus mi instant disita penyidik dalam penangkapan tersebut.

    Sumber Tempo dari kalangan penyidik menyebutkan kasus suap tersebut berkaitan dengan politikus di Senayan. Mereka diduga melakukan transaksi yang diduga berkaitan dengan proyek di Kementerian Pertanian.

    Juru bicara KPK, Johan Budi S.P yang dikonfirmasi menolak memberi komentar. Ia hanya menyatakan, "Penyidik masih memprosesnya.

    Hingga Rabu dinihari, lembaga antikorupsi dipenuhi oleh wartawan dari berbagai media. Mereka terus memantau perkembangan terkini terkait penangkapan tersebut. Adapun penyidik, kata sumber Tempo, masih mengulik informasi dari para pelaku. "Kami punya 24 jam waktu untuk mencari alur kasus ini," ujarnya.

    TRI SUHARMAN

    Berita Terpopuler:
    Golkar Minta Priyo Budi Santoso Diusut

    Aceng Terancam 15 Tahun Penjara
    KPK Tangkap Perantara Suap Politikus

    Status BBM Wanda Hamidah Sebelum Diciduk BNN

    Begini Efek Narkoba yang Dipakai Raffi Ahmad

    Raffi Ahmad Dapat Narkoba dari Kampung Ambon?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.