Minggu, 25 Februari 2018

Kisah Mallarangeng Bersaudara dan Proyek Hambalang  

Oleh :

Tempo.co

Senin, 17 Desember 2012 09:53 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kisah Mallarangeng Bersaudara dan Proyek Hambalang  

    Rizal Malarangeng (kiri), Andi Alfian Malarangeng (kedua kiri), dan Andi Zulkarnain Malarangeng alias Choel Mallarangeng (kanan). DOK/TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Persamuhan itu terjadi pada satu malam di pengujung Oktober 2009 di rumah Andi Alifian Mallarangeng, Cilangkap, Jakarta Timur. Tuan rumah baru sepekan menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga. Kepada tetamunya, ia mengatakan ingin memperbaiki fasilitas pembinaan atlet untuk mengerek prestasi olahraga. Sekolah Atlet Ragunan, yang selama ini jadi tulang punggung pembinaan, dinilai ketinggalan zaman.

    Tetamunya adalah dua petinggi badan usaha milik negara PT Adhi Karya: Teuku Bagus Mohammad Noor dan Mohammad Arief Taufiqurahman. Seorang pejabat Dinas Pekerjaan Umum Semarang, entah apa kaitannya, juga hadir. Hampir satu jam mereka bertamu, inti pembicaraan tergambar dari dialog Teuku Bagus dan Arief sepulang dari Cilangkap. “Kebangetan kalau kami tak mendapat proyeknya,” kata Teuku Bagus, seperti diceritakan sumber Tempo. Proyek yang dimaksud adalah Pusat Pelatihan dan Pendidikan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Bogor.

    Setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin pekan lalu, Teuku Bagus, yang saat kasus tersebut terjadi tengah menjabat Kepala Divisi Konstruksi I Adhi Karya, mengunci mulut. Jumat pekan lalu, sekretaris Teuku Bagus mengatakan bahwa bosnya mengikuti rapat di luar kantor. Permintaan wawancara yang diajukan belum direspons. Adapun Arief Taufiqurahman, Manajer Pemasaran Divisi Konstruksi I, anak buah Teuku Bagus, tak mau berkomentar. “Silakan bertanya kepada KPK,” katanya.

    Cerita selengkapnya baca cover story Tiga Mallarangeng di Majalah Tempo Edisi 17-23 Desember 2012, dalam tulisan Daeng dan Dua Mallarangeng.


    ANTON SEPTIAN

    Terpopuler:
    Merasa Disudutkan, Anas 'Minta Tolong' SBY

    'Ruhut Itu Jeruk Makan Jeruk'

    Choel Gemar Koleksi Mobil Mewah

    Partai Demokrat Kalah di Udara dan Darat

    Choel Tak Tahu Andi dan Rizal Kakak Kandungnya

    Anas Urbaningrum: Kami di Udara Kalah

    Choel Diduga Ikut Atur Proyek Hambalang

    Choel Mallarangeng Dikenal Pandai Berbisnis

    Choel Tumbuh Tanpa Akhiran Mallarangeng


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.