Begini Penghina Habibie Respons Protes DPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zainudin Maidin. Pkpim.org.my

    Zainudin Maidin. Pkpim.org.my

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Penerangan Malaysia, Zainuddin Maidin, menanggapi protes DPR Indonesia yang mengecam tulisannya soal BJ Habibie. Wakil Ketua DPR Pramono Anung memang berencana untuk mengirimkan surat teguran ke Malaysia terkait dengan tulisan Zainuddin.

    "Kalau mau mengirimkan nota protes macam-macam (lebih banyak), tapi kita tidak melakukannya. Lagi pula siapa saya? Saya hanya mantan menteri, saat ini saya hanya seorang penulis dan dosen di UUM (Universiti Utara Malaysia)," kata Zainuddin ketika ditemui di kediamannya, di Presin 10B/11 Putrajaya, Selasa, 11 Desember 2012.

    Zainuddin juga membantah anggapan bahwa tulisannya didasarkan pada rasa sakit hati. Tokoh Malaysia, Anwar Ibrahim, pernah menyebutkan Zainuddin menulis karena sakit hati setelah kalah dalam pemilihan 2008. "Saya tidak seperti Anwar yang merasa bangga jika menyandang jabatan perdana menteri," ucapnya.

    Zainuddin menuliskan semua "kekesalan"-nya di koran Utusan Malaysia pada Senin, 10 Desember 2012. Ia mempersoalkan kunjungan Habibie ke Malaysia pada 6 Desember 2012. Dalam tulisannya, Zainuddin menyamakan Habibie dengan Anwar Ibrahim, tokoh oposan Malaysia, dan menyebut keduanya sebagai The Dog Of Imperialism.

    Habibie memberikan ceramah di hadapan para mahasiswa cendekiawan dan tokoh politik di Universiti Selangor (Unisel). Dalam ceramah berjudul "Habibie dan Transisi Indonesia ke Demokrasi", mantan Ketua ICMI ini menceritakan pengalaman Indonesia dalam menjaga keragaman. Menurut Habibie, pluralisme kepercayaan, suku, adat, dan keragaman lainnya merupakan kekuatan, bukan menjadi ancaman bangsa.

    Habibie mencontohkan, walaupun penduduk Indonesia sebagian besar bersuku Jawa, bahasa nasional yang digunakan berasal dari Melayu. Beberapa pihak menyatakan bahwa bahasa Melayu menjadi lingua franca karena posisinya sebagai bahasa perdagangan. Namun, menurut Habibie, bahasa Melayu juga digunakan karena kebudayaan Melayu telah ada sejak lama.

    MASRUR | YANDI

    Baca juga:
    Link Tulisan Menghina Habibie Hilang

    Hina Habibie, Mengapa Eks Menteri Malaysia Ogah Minta Maaf?

    Penghina Habibie: LB Moerdani Itu Kawan Dekat Saya

    Alasan Eks Menteri Malaysia Hina Habibie

    Habibie Khianati Indonesia, Apa Saja Tudingan Malaysia?

    Zainudin: Habibie Tak Berhak Datangi Malaysia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.