Senin, 17 Desember 2018

Anak Muda Indonesia Diminta Pakai Kondom  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan angka pengidap HIV/AIDS di Indonesia dari kalangan usia 20-29 tahun cukup tinggi. Hal itu dinilai memprihatinkan. Sebab, bisa disimpulkan penderita mulai terkena infeksi sejak lima tahun sebelumnya atau pada usia 15 tahun.

    "Ini berarti dia terinfeksi saat remaja. Itulah pentingnya kita menyampaikan pemahaman kepada 65 juta generasi usia 15-24 tahun," kata Nafsiah dalam acara Pekan Kondom Nasional di Balai Kartini, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2012.

    Kementerian Kesehatan, Nafsiah menjelaskan, terus berupaya membuat 65 juta anak muda Indonesia memiliki pengetahuan memadai soal kesehatan reproduksi. Sebab, dari data Kementerian Kesehatan, lebih dari 80 persen penderita HIV/AIDS didapat dari perilaku seksual berisiko tinggi.

    Dari 65 juta penduduk Indonesia berusia 15-24 tahun, hanya 35 persennya yang memahami pentingnya kondom dalam berhubungan seks. "Ini makanya angka HIV meningkat," kata Nafsiah.

    Menurut Nafsiah, pemerintah menggunakan pendekatan komprehensif dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS. Untuk upaya pencegahan, pemerintah menekankan pentingnya pendidikan agama untuk mencegah perilaku seks bebas, pendidikan moral, narkotika, serta kesehatan reproduksi.

    "Nanti akan ada kesepakatan dengan kementerian lain untuk "mengamankan" hulu atau pencegahan. Karena generasi muda kita banyak yang berperilaku seks berisiko. Efeknya adalah banyaknya penularan penyakit kelamin dan kehamilan di luar rencana," kata dia.

    Upaya pencegahan lainnya adalah imbauan mengenakan kondom bagi pelaku seks berisiko. Terlebih angka penularan HIV/AIDS lewat transmisi seksual tergolong tinggi. "Misalnya ada laki-laki yang terinfeksi HIV, dia bisa menularkan ke istrinya. Bahayanya, sang istri juga bisa menularkan ke bayi mereka."

    Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kemal Siregar menambahkan, lembaganya terus melakukan sosialisasi pentingnya penggunaan kondom, terutama di lokasi perilaku seks berisiko. Tantangannya selama ini adalah masih kurangnya tenaga medis dan konseling bagi penderita HIV/AIDS dari kalangan lelaki berperilaku seksual risiko tinggi.

    ISMA SAVITRI

    Berita Terpopuler:
    Jokowi Ngotot Harga Tiket MRT 1 Dolar  

    Pembunuh Mahasiswi Injak Al-Quran

    Bupati Aceng Juga Dibelit Dugaan Korupsi 

    Polri Kembali Tarik 13 Penyidiknya dari KPK

    Menteri Agus Setuju Jokowi Hati-hati Soal MRT 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".