Sutradara Video Esek-esek Diciduk Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: Nita Dian

    Ilustrasi: Nita Dian

    TEMPO.CO, Balikpapan -Kepolisian Resor Kabupaten Paser Kalimantan Timur membekuk tiga pelaku pembuatan video mesum remaja setempat lewat ponsel. Para tersangka yang kini mendekam di tahanan Mapolres Paser antara lain insial SD, UD dan SA beserta alat bukti handphone yang digunakan pelaku untuk merekam dan menyebarluaskan adegan asusila.

    "Para tersangka dikenai Pasal 29 UU No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Paser, Wijanto, Kamis 29 November 2012. 

    Selain terjerat pasal pornografi, Wijanto mengatakan para pelaku juga diancam dengan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. Dalam kasus ini, juga terdapat unsur tindak pidana pemerasan kepada korban.

    Polisi hingga kini masih berusaha mengembangkan kasusnya atas pihak pihak lain turut terlibat. Kemungkinan jumlah tersangka bakal bertambah lagi karena ada beberapa orang yang terekam dalam video tersebut. 

    Kasus ini bermula dari kepergoknya sepasang remaja belasan tahun inisial IS dan Rd sedang berduaan di kamar mandi di lokasi Wisata Pemandian Danum Layung Kecamatan Long Kali, pada 17 Oktober lalu. Diduga mau berbuat mesum, kemudian oleh para tersangka , korban di paksa keluar dari kamar mandi dan dipaksa melucuti pakaiannya masing-masing. 

    Di bawah tekanan para tersangka mereka melakukan hubungan intim beberapa menit. Tersangka SA bertugas mengatur adegan demi adegan sementara SD yang merekam menggunakan handphone. Sementara UD dan Istri SD menyaksikan adegan menegangkan itu.

    Dalam video syur yang berdurasi 7 menit 27 detik itu, tampak korban Is terlihat sempat menangis. Namun tidak digubris para tersangka. Juga nampak seorang wanita yang diduga adalah istri SD.

    Diduga video mesum ini disebar setelah salah satu tersangka Ud gagal melakukan pemerasan kepada pihak korban. Video mesum tersebut mulai tersebar sejak 25 November lalu. Dan hebohlah Balikpapan.

    SG WIBISONO

    Berita terpopuler lainnya:

    Apa Maunya Jokowi-Ahok soal Ancol?

    Ahok: Pemda DKI Kelebihan Orang Tak Dibutuhkan

    Marzuki Alie: Laporkan Saja Sutan Bhatoegana ke Polisi!

    Ini Alasan Jokowi Tunda Lagi Proyek MRT

    Kecam Sutan Bhatoegana: Semoga Hatinya Tak Sekeras Batu  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.