Senin, 19 Februari 2018

UGM Hapus Pungutan KIK Hari Ini  

Oleh :

Tempo.co

Senin, 26 November 2012 18:32 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • UGM Hapus Pungutan KIK Hari Ini  

    Dua panser di kampus UGM saat Boediono melakukan ceramah di Balai Senat UGM Yogyakarta(3/5). TEMPO/Arif Wibowo

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pembantu Rektor UGM Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset, Budi Santoso Wignyosukarto, memastikan kampusnya tak akan lagi menerapkan disinsentif berupa pemungutan biaya bagi pemilik kendaraan pengunjung area kampusnya yang tak membawa kartu identitas kendaraan (KIK).

    Dia menjelaskan, UGM menerapkan penghapusan pungutan itu mulai hari ini, Senin, 26 November 2012, bersamaan dengan uji coba penggunaan instrumen disinsentif selain biaya untuk mengendalikan keramaian lalu lintas di dalam kampusnya. "Sistem sekarang memang baru uji coba, tapi penarikan biaya tak akan kita lakukan lagi," ujar Santoso, Senin.

    Dia mengatakan, UGM saat ini sedang mengamati efek yang muncul pada tingkat keramaian lalu lintas dalam area kampus itu setelah penarikan pungutan dihilangkan. Menurut Santoso, sementara ini, disinsentif hanya berupa karcis, tapi bisa berkembang menjadi beragam instrumen lain.

    "Bisa kita minta kartu identitasnya, kita buat antre untuk masuk area kampus, dan masih banyak lagi," kata Santoso.

    Santoso menambahkan, ia sudah mengirim tim survei yang mengamati sejumlah perubahan pada kondisi lalu lintas UGM setelah pungutan dihapuskan. Kata dia, beberapa laporan sudah masuk, seperti ada pengunjung yang merasa lebih bebas masuk dan enggan meminta karcis tanda pengunjung UGM. "Sampai sekarang, kita baru mengamati saja," ujarnya.

    Pelaksana Tugas Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, Budi Masturi, membenarkan penghapusan pungutan terhadap pemilik kendaraan tanpa kartu identitas kendaraan (KIK) yang memasuki kampus UGM semestinya berlangsung permanen.

    Kata dia, sesuai rekomendasi lembaganya, uji coba sistem pengendali jumlah kendaraan yang masuk UGM tanpa pungutan itu hanya uji instrumen. "Kalau instrumennya gagal mengendalikan jumlah kendaraan, silakan diganti, tapi jangan pungutan," ujar dia.

    ADDI MAWAHIBUN IDHOM

    Berita lain:
    Liburan Sekolah, Murid Akan Belajar Agama

    Gedung SD Beratap Seng dan Berdinding Bambu

    Pengajaran Musik Bisa Mengerem Radikalisme

    Penerbangan Berujung Maut
    Bedhu, si Beruang Madu Nyaris Korban Jual Beli


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.