Dukungan Para Tokoh untuk Amien Rais

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Beberapa tokoh masyarakat dari berbagai kalangan memberikan dukungan resmi kepada pasangan Amien Rais-Siswono Yudo Husodo hari ini (25/6) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta. Di antara para tokoh tersebut adalah Ketua Parfi Anwar Fuadi, artis Ramzi, budayawan Goenawan Mohamad, mantan Anggota DPR RI Ade Indira Damayanti, Ketua Forum Komunikasi Umat Budha Biksu Guna Badra, tokoh mubaligh yang juga sebagai anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Amin Bunyamin serta seniman Sitok Srengenge. Mereka menegaskan keyakinannya akan sifat jujur Amien Rais yang dinilai tidak akan korupsi jika kelak memimpin negara. "Dia pantas menggunakan slogan jujur karena kenyataannya memang dia antikorupsi," ujar Ramzi. Biksu Guna menegaskan bahwa Amien Rais adalah Bapak Reformasi Indonesia karena dia yang pertama berani menyuarakan rakyat kecil. Selain itu, biksu yang pada tanggal 22 Juni lalu mendeklarasikan dukungan Forum Komunikasi Umat Budha untuk Amien Rais itu yakin bahwa Amien seorang yang pluralis. "Beliau tidak diskriminatif terhadap etnis manapun, untuk itu orang keturunan Cina tidak perlu khawatir mengenai hal itu," katanya. Pada acara tersebut hadir dua tokoh mubaligh yang merupakan anggota PKS, yaitu Ustad Amin Bunyamin dan Abdul Khoir. Mereka mengatasnamakan pribadi, karena partai belum resmi mengumumkan dukungannya. Amin Bunyamin mengatakan bahwa ia selalu mensosialisasikan Amien Rais lewat dakwahnya. "Memilih Amien wajib hukumnya, saya berdosa bila tidak menyampaikannya kepada umat," tegasnya bersemangat. Menjawab pertanyaan tentang suara PKS untuk Amien Rais, Abdul Khoir menjawab dengan yakin bahwa meskipun elite partai belum memutuskan, namun para simpatisan PKS tetap akan mendukung Amien Rais. Khairunnisa - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.