Ormas Se-Banten Dukung Amien Rais

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Organisasi masyarakat (Ormas) se-Provinsi Banten yang diwakili oleh Lembaga Pemberdayaan Swadaya Masyarakat (LPSM) Gema Banten menyatakan siap untuk memenangkan Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo sebagai presiden dan wakil presiden pada pemilu 5 Juli mendatang.Deklarasi bersama tersebut dibacakan Ketua LSPM Gema Banten, Oman Rochman Abdurahman, di depan jajaran pengurus masyarakat peduli reformasi, Jumat (25/6), di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta. Pernyataan dukungan tersebut disampaikan karena ormas se-Provinsi Banten melihat sosok Amien Rais sebagai seorang yang soleh, cerdas, amanah, berani, dan jujur. Selain itu, kami melihat bahwa Amien Rais adalah lokomotif reformasi, kata Oman. Amien Rais sendiri tidak dapat menerima langsung pernyataan dukungan tersebut karena harus melakukan kegiatan kampanye di daerah. Yang menarik, Amien Rais meminta kembarannya untuk menerima pernyataan dukungan tersebut. Kembarannya ini adalah seorang anak kecil bernama Fikri yang memenangkan kontes mirip calon presiden. Dalam sambutannya dia menyampaikan terima kasih dan mengajak ormas se-Banten untuk berjuang bersama-sama untuk menegakkan reformasi. Sementara, menurut Ketua Masyarakat Peduli Reformasi (MPR), Din Syamsuddin, MPR dan Amien Rais mempunyai pandangan yang sama bahwa reformasi harus dijalankan kembali. Reformasi yang digulirkan mulai tahun 1998 tersebut, menurut Din, saat ini sudah kehilangan arah. Din berpendapat, mungkin hal tersebut disebabkan karena reformasi tidak dipimpin oleh pemimpinnya sendiri. Menurut catatan MPR, dukungan terhadap Amien Rais terus mengalir. Saat ini MPR telah menerima lebih dari 80 ormas yang menyatakan siap mendukung penuh Amien Rais menjadi presiden. Rina Rachmawati - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.