Jurnalis Korban Tentara di Riau, Dipukuli Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang oknum TNI menindih dan mencekik wartawan foto Didik Herawanto dari media Riau Pos saat setelah pesawat HAWK 200 jatuh di pemukiman warga Pasir Putih kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, (16/10). ANTARA/HO/Fachrozi Amri

    Seorang oknum TNI menindih dan mencekik wartawan foto Didik Herawanto dari media Riau Pos saat setelah pesawat HAWK 200 jatuh di pemukiman warga Pasir Putih kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, (16/10). ANTARA/HO/Fachrozi Amri

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Fakhri Rubiyanto, jurnalis Riau TV yang menjadi korban kekerasan dalam insiden pengeroyokan wartawan oleh sejumlah prajurit TNI Angkatan Udara, Rabu malam, 14 November 2012 dipukuli empat lelaki tak dikenal. 

    Rubiyanto adalah satu dari tujuh wartawan Riau yang ditendang dan dicekik oleh tentara ketika meliput jatuhnya pesawat Tempur Hawk 200 di Desa Pandau Jaya Siak Hulu, Oktober lalu. Selain babak belur dipukuli, kamera dan peralatan kerja jurnalistik mereka juga dirampas dan dirusak.

    Akibat insiden itu, salah satu pelaku, Letkol Robert Simanjuntak, kabarnya tengah menghadapi proses hukum.  

    Pada peristiwa kekerasan Rabu kemarin, keempat pelaku menaiki dua sepeda motor. Mereka menjepit sepeda motor Rubiyanto sampai berhenti. Begitu wartawan ini turun dari motor, empat pria ini memukulinya bertubi-tubi. Rubiyanto langsung tersungkur.

    Insiden ini terjadi di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru. Keempat pelaku mengenakan helm untuk menutupi wajah mereka. Sambil memukul Rubiyanto, mereka mencaci-maki wartawan itu. Sempat terdengar kata-kata, "Orang sedang kesusahan, kau dapat penghargaan pula. Ini bagianmu," kata Rubiyanto di kantor polisi. 

    Rubiyanto dan enam korban pemukulan tentara memang baru saja mendapat penghargaan atas upaya mereka yang konsisten menuntut pelaku kekerasan terhadap wartawan diadili dan dihukum berat. Penghargaan diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau.

    Dari visum RS Bhayangkara Pekanbaru, Riau, tercatat pelipis mata Rubiyanto sobek, seluruh badan lebam, termasuk bagian dada dan kepala yang memar. Polisi berjanji mengejar pelaku. "Kami akan tangani kasus ini," kata Kapolsek Bukit Raya, Kompol Panangian.

    Koordinator Solidaritas Wartawan Untuk Transparansi (Sowat) Riau, Syahnan Rangkuti, mengaku prihatin mendengar insiden ini. "Kami minta polisi serius menangkap pelaku," katanya. Syahnan mengimbau seluruh wartawan Riau yang selama ini getol menuntut TNI Angkatan Udara bertanggung-jawab atas pemukulan rekan-rekan mereka, untuk waspada dan berhati-hati. 

    JUPERNALIS SAMOSIR

    Berita Terpopuler:
    Wanita Pengungkap Skandal Seks Bos CIA Doyan Pesta

    Wanita Pengungkap Skandal Seks Bos CIA Terlilit Utang

    Ical Bakrie Bakal Dipasangkan dengan Soekarwo 

    Tiga Alasan Deddy Mizwar Mau Jadi Cawagub

    Ini Pantangan Tinggal di Kampung Susun Ciliwung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.