Tiga Alasan Deddy Mizwar Mau Jadi Cawagub

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karakteristik Jawa Barat yang diwarnai dengan banyaknya ulama, pesantren, serta selebritas, dianggap sebagai nilai plus bagi pasangan Ahmad Heryawan dan Dedy Mizwar dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Karakteristik Jawa Barat yang diwarnai dengan banyaknya ulama, pesantren, serta selebritas, dianggap sebagai nilai plus bagi pasangan Ahmad Heryawan dan Dedy Mizwar dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta -  Aktor sekaligus sutradara senior Deddy Mizwar mempunyai tiga alasan mau mendampingi bakal calon incumbent Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dalam pemilihan kepala daerah daerah tersebut. Deddy sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Gubernur, mendamping Heryawan, ke Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat. 

    Alasan pertama, Deddy menilai kinerja Aher baik selama menjabat gubernur lima tahun terakhir. "Aher memang bagus. Apa yang dia lakukan belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya," kata dia, di Polda Metro Jaya, Rabu 14 November 2012, tanpa merinci jenis “apa” yang dilakukan Aher. Deddy menyebut Aher berprestasi di era reformasi. "Perlu didukung." 

    Kedua, dia memandang rekam jejak Aher bersih. Menurut dia, Aher cukup lurus dan tidak ada kasus hukum apapun yang menjerat Aher. Deddy sudah kenal Aher sejak 6 tahun lalu. "Kang Aher sahabat lama saya," ujarnya.

    Alasan terakhir, dia mau mendampingi Aher karena ingin mengabdi pula pada masyarakat tidak hanya lewat karya seni. Selama puluhan tahun dia berkarya di dunia film. "Di film kayaknya, alhamdulillah, semua sudah dapat. Itu kan dalam dunia inspirasi. Sekarang dalam sesuatu yang lebih konkret," kata Deddy. ”Saya ingin ada pengabdian lain."

    Menurut Deddy, pencalonannya sebagai bentuk ibadah. "Manusia itu dimana dia berpijak adalah panggungnya untuk ibadah." Hari ini Deddy mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian di Polda Metro Jaya, untuk melengkap persyaratan administrasi pencalonan Wakil Gubernur Jawa Barat.

    ATMI PERTIWI


    Berita Terpopuler
    PNS Cirebon Ikut Kampanye, Sanksinya Dikeluarkan
    Jadi Cawagub Jabar, Kekayaan Teten Rp 500 Juta

    Kekayaan Rp 500 Juta, Teten Akan Jualan Kaos 

    Baliho Jumbo di Pendaftaran Heryawan-Deddy Mizwar

    Heryawan-Dedy Mizwar Andalkan Mesin Politik PKS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.