Pramuka Tak Akan Dukung Dede Yusuf di Pilgub Jabar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dede Yusuf. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Dede Yusuf. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Bandung - Pengurus Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat tidak mengkoordinir anggotanya untuk memilih Dede Yusuf dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2013. Padahal, Wakil Gubernur Jawa Barat adalah Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat. 

    "Pramuka harus nonpartai. Organisasinya harus netral," kata Sekretaris Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat Saeful Bachri kepada Tempo, Rabu, 14 November 2012.

    Menurut Saeful, dari hampir 4 juta anggota pramuka di Jawa Barat, sekitar 30 persen atau 1,2 juta anggota punya hak suara untuk memilih. Dukungan atau pilihan ke kandidat pasangan kepala daerah tertentu dibebaskan ke tiap anggota. "Kami tidak akan ada penggalangan suara untuk Dede Yusuf, tapi jangan golput," kata Saeful.

    Sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, ujar dia, Pramuka tidak boleh memihak kepada siapa pun. "Pramuka milik semua orang dan kepentingannya bangsa," kata dia.

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, proses pemilihan kepala daerah Jawa Barat harus bersih dari seragam Pramuka. Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat melarang anggotanya memakai seragam Pramuka pada seluruh acara yang terkait pilkada. "Soalnya sensitif karena ketua Kwarda Pramuka (Dede Yusuf) salah satu kandidat pilgub," katanya. 

    Menurut Saeful, anggota Pramuka Jawa Barat dibolehkan menjadi simpatisan, tim sukses, atau pendukung salah satu calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada pemilihan 2013. Namun, anggota dilarang memakai seragam Pramuka dalam kegiatan Pilkada Jabar. "Yang melanggar larangan akan dikenai sanksi mulai teguran hingga pemberhentian," katanya.

    Untuk tugas sebagai relawan dalam Pilkada Jabar kali ini, kata Saeful, pengurus juga melarang anggotanya berseragam Pramuka. "Niatnya memang baik ingin menolong, misalnya, ibu tua di TPS. Tapi bisa disalahartikan nantinya," kata dia. Tugas Pramuka sebagai relawan dalam pemilihan umum dulu kerap dilakukan untuk tugas kemanusiaan. Sekarang pada Pilkada Jabar, kata Saeful, tugas kemanusian lebih bersifat individual dan bukan anjuran pengurus Pramuka.

    ANWAR SISWADI

    Berita Terpopuler:
    Kepala BPMigas Sedih Banyak Digugat Ormas Islam

    Mahfud Tantang Sudi Silalahi 

    Muslim Inggris Diminta Turut Rayakan Natal 

    Wanita di Tengah Skandal Seks Direktur CIA

    Ola Pernah Minta Bantuan Ayin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.