PKS: Jangan Remehkan Rhoma Irama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedangdut Rhoma Irama (tengah) dikawal pendukungnya ketika memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8). Pemanggilan tersebut terkait pernyataan Rhoma yang berbau SARA terhadap pasangan Cagub/Cawagub, Joko Widodo-Basuki Tjahaja ketika berceramah di Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. TEMPO/Tony Hartawan

    Pedangdut Rhoma Irama (tengah) dikawal pendukungnya ketika memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8). Pemanggilan tersebut terkait pernyataan Rhoma yang berbau SARA terhadap pasangan Cagub/Cawagub, Joko Widodo-Basuki Tjahaja ketika berceramah di Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera, Mahfudz Siddiq menilai Rhoma Irama memiliki peluang menjadi calon presiden. Rhoma Irama punya penggemar banyak dengan komunitas dangdut tersebar di Indonesia.

    "Kita dengar saja visinya sebagai capres," kata Mahfudz di kompleks parlemen, Senayan, Selasa, 13 November 2012. Dia meminta masyarakat tidak apriori terhadap pencalonan si raja dangdut.

    Dia menilai wajar ada sebagian pihak yang menganggap pencalonan Rhoma Irama sebagai calon presiden dianggap lelucon. Namun Ketua Komisi Pertahanan ini menegaskan, sesuatu yang awalnya lelucon bisa berakhir serius. Publik dinilai punya cara tersendiri untuk menentukan pilihannya. "Indonesia negara yang unpredictable," ujarnya.

    Mahfudz menegaskan, sosok nasional yang ada sekarang tidak menjanjikan sesuatu yang baru. Padahal, publik membutuhkan terobosan, komitmen, sikap, gagasan dan gaya kepemimpinan baru. Dengan kondisi ini, masyarakat memerlukan tokoh alternatif, termasuk dari dunia seni. "Perlu ada tawaran sesuatu yang baru," katanya.

    Pekan lalu, sekelompok penggemar Rhoma Irama, berkumpul di Bandara Juanda, Surabaya, untuk memberikan dukungan kepada idolanya untuk maju sebagai calon presiden 2014. Penyanyi berjuluk raja dangdut itu enggan mengomentari kemungkinannya untuk mencalonkan diri. Partai Persatuan Pembangunan sudah menyatakan minat mengusung Rhoma sebagai calon presiden.

    WAYAN AGUS PURNOMO

    Baca juga:

    Rhoma Irama for President
    Rhoma Berpeluang Rebut Suara Kelas Menengah-Bawah
    PPP Jagokan Rhoma Jadi Capres, PKS ''Cuek''
    PPP Dinilai Ingin ''Dompleng'' Popularitas Rhoma

    Rhoma Irama Butuh Modal Gede untuk Nyapres

    Alasan PPP Mau Calonkan Rhoma Irama Jadi Presiden


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.