Rhoma Irama Butuh Modal Gede untuk Nyapres

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedangdut Rhoma Irama (tengah) dikawal pendukungnya ketika memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8). Pemanggilan tersebut terkait pernyataan Rhoma yang berbau SARA terhadap pasangan Cagub/Cawagub, Joko Widodo-Basuki Tjahaja ketika berceramah di Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. TEMPO/Tony Hartawan

    Pedangdut Rhoma Irama (tengah) dikawal pendukungnya ketika memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8). Pemanggilan tersebut terkait pernyataan Rhoma yang berbau SARA terhadap pasangan Cagub/Cawagub, Joko Widodo-Basuki Tjahaja ketika berceramah di Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pencalonan Rhoma Irama sebagai presiden Republik Indonesia di 2014 mendatang akan membutuhkan modal yang tidak sedikit. Modal itu dibutuhkan untuk membangun citra Rhoma Irama di mata publik melalui iklan-iklan dan promosi politik.

    Rhoma Irama memiliki waktu kurang lebih dua tahun sebelum Pemilu 2014 untuk membangun citranya di mata masyarakat. Adjie Alfaraby, peneliti dari Lembaga Survei Indonesia, mengatakan waktu itu cukup asalkan disertai dengan kemampuan finansial yang memadai, baik dari Rhoma Irama maupun dari para pendukungnya. “Waktunya cukup, tergantung pada kemampuan finansial Rhoma Irama dan para pendukungnya aja buat bikin iklan politik,“ ujar Adji, Senin, 12 November 2012.

    Selain itu, Adji mengatakan, bukan hanya iklan dan promosi politik yang dibutuhkan figur yang dikenal sebagai Raja Dangdut itu, isu dan citra yang ditawarkan juga akan menentukan keberhasilannya memperoleh perhatian masyarakat. “Isu dan citra apa yang ditawarkan dalam iklan dan promosi politiknya juga akan mempengaruhi,“ kata dia.

    Sebelumnya diberitakan, Partai Persatuan Pembangunan tertarik dengan wacana pencalonan pedangdut legendaris Rhoma Irama sebagai presiden pada Pemilu 2014. "Nanti pada giliran survei yang kami lakukan, akan kami masukkan nama Rhoma, untuk menakar elektabilitasnya," ujar Sekretaris Jenderal PPP, Romahurmuzy, Senin, 12 November 2012.

    Ia menyebutkan empat syarat yang dibutuhkan sebagai capres, yaitu popularitas, likeability, kepantasan, dan elektabilitas. "Syarat-syarat itu harus dibangun juga, baru nanti bicara peluang," kata Romahurmuzy.

    Pekan lalu, sekelompok penggemar Rhoma Irama berkumpul di Bandara Juanda, Surabaya untuk memberikan dukungan kepada idolanya agar maju sebagai calon presiden pada 2014.

    TRI ARTINING PUTRI

    Berita lain:
    PPP: Rhoma Irama Artis dan Dai Tenar yang Terpuji

    Seberapa Peran Michelle di Balik Kemenangan Obama

    Rhoma Irama Kebanjiran SMS Dukung ''Nyapres''

    Soal Capres, Rhoma: Ada Panggilan Dalam Diri Saya

    Rhoma Pernah Dicalonkan Jadi Presiden dan Wapres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.