Bentrokan Lampung Selatan Dipicu Pelecehan Seksual?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas kepolisian berjaga di depan rumah yang dibakar massa di Desa Balinuraga Kecamatan Waypanji, Lampung Selatan, (30/10). Sebanyak 192 rumah penduduk dirusak dan dibakar massa saat bentrokan dengan warga Kalianda. ANTARA/Kristian Ali

    Seorang petugas kepolisian berjaga di depan rumah yang dibakar massa di Desa Balinuraga Kecamatan Waypanji, Lampung Selatan, (30/10). Sebanyak 192 rumah penduduk dirusak dan dibakar massa saat bentrokan dengan warga Kalianda. ANTARA/Kristian Ali

    TEMPO.CO, Lampung - Kepala Desa Agom, Muchsin Syukur, 35 tahun, mengaku heran dengan isu pelecehan seksual yang menjadi pemicu bentrokan antarwarga di Desa Balinuraga, Kalianda, Lampung Selatan. Ia menilai isu yang beredar selama ini sudah melenceng jauh.

    "Saya tidak tahu apa itu pelecehan seksual. Apa dipegang pahanya termasuk pelecehan seksual?" tanya dia saat ditemui Tempo di kediamannya, Kamis sore, 1 November 2012.

    Dari keterangan yang dihimpun Muchsin dari warganya, korban hanya dipegang pahanya saat mengendarai sepeda motor di jalan desa. Akibatnya, Diana dan Emi, dua remaja yang diganggu oleh pemuda Balinuraga, terjatuh saat mengendarai sepeda motor dan sempat menyerempet sekelompok anak yang sedang bersepeda.

    Lebih lanjut, Muchsin juga membantah bila bentrokan juga dipicu oleh kesenjangan sosial antarwarga Balinuraga dengan warga Agom. "Keributan ini bukan karena ekonomi. Masih banyak warga Agom yang lebih mapan dari desa di sana (Balinuraga)," kata dia.

    Dari pengamatan Tempo, jarak antara Desa Agom dan Desa Balinuraga hanya sekitar tiga kilometer. Dari Jalan Lintas Sumatera, dengan akses masuk berupa jalan selebar dua meter, pengunjung akan menemukan Desa Agom lebih dulu, baru setelah itu Desa Balinugara.

    Mayoritas rumah penduduk di Desa Agom, yang berada di pinggir jalan desa, terletak saling berjauhan satu dengan lainnya. Sedangkan rumah-rumah di Balinuraga terlihat lebih teratur, tak beda seperti sebuah kompleks perumahan. Perbedaan mencolok terletak pada bangunan rumah yang sebagian besar bergaya arsitektur Bali.

    Menurut Muchsin, total ada 1.800 jiwa penduduk Desa Agom. Sedangkan berdasarkan data dari Sekretaris Desa Balinuraga, Wayan Maulana, jumlah penduduk Balinuraga ada sekitar 2.200 jiwa.

    Muchsin menilai, sejauh ini, hubungan antara Desa Agom dan Balinuraga berjalan baik. Ia tak menampik bila warga di Balinuraga jarang bercampur baur dengan warganya. "Ke depan, saya berharap kita semua bisa lebih saling menghormati satu sama lain," ujar dia.

    Bentrokan antardesa di Kalianda, Lampung Selatan, menyebabkan 14 jiwa melayang. Ratusan rumah di Desa Balinuraga hangus dibakar oleh massa dan ribuan warga desa itu terpaksa harus diungsikan ke Sekolah Polisi Negara Kemiling, Bandar Lampung, yang berjarak 80 kilometer.

    ADITYA BUDIMAN | NUROCHMAN ARRAZIE

    Berita Terpopuler:
    Upeti DPR, Bambang Soesatyo Tanya BS ke Dahlan

    Pemicu Bentrokan Lampung Versi Penduduk

    Suami Gugat Istri karena Lahirkan Bayi Tak Rupawan

    Angelina Sondakh Akui Pertemuan di Kemenpora

    Jokowi Pertanyakan 3 Soal Sebelum Loloskan MRT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.