Soekarno: Bahasa Jawa Jangan Jadi Bahasa Nasional  

Reporter

Thomas Critchley selaku perwakilan Australia di Komisi Jasa Baik PBB bertemu Presiden Soekarno di Yogyakarta, 7 Desember 1948.(Photo: National Library of Australia)

TEMPO.CO, Jakarta -- Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, ternyata pernah menentang bahasa Jawa dijadikan bahasa nasional. Penegasan ini disampaikan sejarawan Anhar Gonggong dan dimuat majalah Tempo edisi khusus Sumpah Pemuda pada November 2008 silam. 

Kisahnya bermula ketika pada 1927, Bung Karno banyak mendorong persatuan berbagai kekuatan nasional dalam menghadapi kolonialisme. Ketika itu, banyak elemen bangsa menyadari pentingnya ada sebuah bahasa persatuan. Perdebatan ini mencapai puncaknya dalam Kongres Pemuda II, 27-28 Oktober 1928.

Abu Hanifah, pemimpin pemuda dalam periode Pergerakan Nasional yang pernah menjadi Sekretaris Umum Pusat Pemuda Sumatera (1927-1928), mengaku sempat mendengar usulan agar bahasa Jawa dijadikan bahasa nasional dalam kongres itu. 

"Soal Tanah Air bersama, berbangsa satu, tidak terlalu banyak dalam pembahasan ..., yang agak menyukarkan waktu itu adalah tentang soal bahasa. Mula-mulanya keras suara supaya dipakai bahasa Jawa karena telah tersusun dengan baik. Tetapi banyak juga dari orang-orang Jawa sendiri tidak setuju karena dianggap feodal,” demikian tulisnya dalam "Renungan tentang Sumpah Pemuda" dalam Bunga Rampai Soempah Pemoeda, Balai Pustaka, 1978.

Menurut Abu Hanifah, Bung Karno termasuk yang paling tegas menentang pemakaian bahasa Jawa sebagai bahasa persatuan. Abu, mengutip Bung Karno, berpendapat bahwa dalam bahasa Jawa, orang sukar kelak berbicara secara demokratis. 

"Macam-macam bentuk bahasa Jawa itu menyusahkan buat bergaul secara bebas, lagi sukar dipahami oleh mereka yang tidak berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Apakah harus diatur lagi bahasa ngoko, kromo, atau kromo inggil, sehingga dapat dipakai oleh semua orang, rendah atau tinggi," kata Bung Karno, seperti dikutip Abu Hanifah.

Dalam situasi pelik penentuan bahasa persatuan itu, menurut Abu Hanifah, Prof Dr Poerbotjaroko memberikan nasihat supaya dipakai saja bahasa Melayu-Riau yang masih dapat berkembang seperti dulunya bahasa Inggris.

Semua peserta kongres sepakat dan bahasa Melayu-Riau menjadi cikal bakal bahasa Indonesia.

PDAT | TEMPO | WAHYU D

Baca juga:

Edisis Khusus Tempo.co Sumpah Pemuda

Amir Sjarifoeddin, Sang Penentu Kongres Pemuda II

Wawancara A. Simanjuntak, Pengarang Bangun Pemudi Pemuda

Soegondo: Politikus, Birokrat, dan Wartawan

Soegondo Djojopoespito, Berpolitik Sejak Remaja

Soegondo, Indonesia Raya, dan Soempah Pemoeda






Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022, Ini Nama-nama Atlet Peraih Medali

28 hari lalu

Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022, Ini Nama-nama Atlet Peraih Medali

Timnas Wing Chun Indonesia berhasil membawa pulang gelar juara umum dalam Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022 di Hong Kong pada Ahad, 30 Oktober 2022.


Wakil Wali Kota Tangerang Tutup Sedasi Vobes, Luar Biasa Semangat Anak Muda

30 hari lalu

Wakil Wali Kota Tangerang Tutup Sedasi Vobes, Luar Biasa Semangat Anak Muda

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan kegiatan Semangat Pemuda Inspirasi (Sedasi) Vibes menyatukan pemuda dari berbagai daerah.


Gus Muhaimin: Kaum Muda Adalah Energi Perubahan Bangsa

31 hari lalu

Gus Muhaimin: Kaum Muda Adalah Energi Perubahan Bangsa

Sumpah Pemuda harus menjadi momentum bagi setiap angkatan muda untuk terus meningkatkan kualitas diri.


Biola WR Supratman Dipegang Konsultan, Pengelola Museum Sumpah Pemuda Akui Lalai

31 hari lalu

Biola WR Supratman Dipegang Konsultan, Pengelola Museum Sumpah Pemuda Akui Lalai

Pengelola Museum Sumpah Pemuda mengakui ada kelalaian sehingga seorang konsultan bisa memegang biola milik WR Supratman


Luhut Cerita Perjalanannya Membantu Jokowi: Tidak Pernah Saya Bayangkan

31 hari lalu

Luhut Cerita Perjalanannya Membantu Jokowi: Tidak Pernah Saya Bayangkan

Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan dirinya begitu bangga melihat ratusan anak muda memperingati hari sumpah pemuda.


Semangat Sumpah Pemuda, Tiktok Hadirkan Tiktok For Your Stage Malam Ini

31 hari lalu

Semangat Sumpah Pemuda, Tiktok Hadirkan Tiktok For Your Stage Malam Ini

TikTok For You Stage akan dimeriahkan oleh berbagai kreator yang telah menghiasi layar FYP berkat konten kreatifnya seperti Jill Gorden.


Mengapa WR Supratman Diburu Belanda Setelah Kongres Pemuda?

31 hari lalu

Mengapa WR Supratman Diburu Belanda Setelah Kongres Pemuda?

WR Supratman memiliki peranan penting dalam pelaksanaan Kongres Pemuda II pada Oktober 1928 yang kemudian dikenal Sumpah Pemuda.


Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ajak Mahasiswa Sebarkan Moderasi Beragama

31 hari lalu

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ajak Mahasiswa Sebarkan Moderasi Beragama

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan Indonesia terus mengalami tantangan setelah merdeka, seperti upaya mengganti Pancasila dan NKRI.


Pesan Mas Dhito Saat Peringati Sumpah Pemuda

32 hari lalu

Pesan Mas Dhito Saat Peringati Sumpah Pemuda

Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94 Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak kaum muda untuk peduli dalam membangun bangsa.


Peringati Sumpah Pemuda, HNW: Forum MPR Dunia Inisiatif MPR-RI Perjuangkan Generasi Muda

32 hari lalu

Peringati Sumpah Pemuda, HNW: Forum MPR Dunia Inisiatif MPR-RI Perjuangkan Generasi Muda

Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid menyampaikan kesyukuran atas disepakati terbentuknya Forum MPR Dunia yang diusulkan oleh MPR-RI