Keponakan Miranda Goeltom Gedor Penjara KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miranda S. Gultom setelah menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (27/09). Majelis hakim menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara dan denda 100 juta subsider 3 bulan kurungan. TEMPO/Seto Wardhana.

    Miranda S. Gultom setelah menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (27/09). Majelis hakim menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara dan denda 100 juta subsider 3 bulan kurungan. TEMPO/Seto Wardhana.

    TEMPO.CO, Jakarta - Reza, keponakan mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom, Jumat, 26 Oktober 2012, naik pitam di depan penjara Komisi Pemberantasan Korupsi. Sambil mengisap rokok, dia menggedor-gedor pintu tahanan yang memenjarakan tantenya yang terlibat kasus suap itu.

    "Saya sudah lama menunggu," ia berkali-kali berteriak. Reza dan sanak keluarga Miranda memang sudah agak lama belum mendapat giliran membesuk perempuan bekas penguasa Bank Sentral ini.

    Petugas tahanan KPK kemudian menjelaskan bahwa ruang tahanan KPK hanya bisa dikunjungi lima penjenguk setiap kali masa besuk. Untuk memberi giliran semua orang, para pembesuk hanya diizinkan berada 5 menit di dalam ruang tahanan. "Aturannya begitu, Bapak harus sabar," kata si petugas dengan tenang.

    Reza masih sempat mencoba berdebat, sampai beberapa orang pembesuk sebelumnya keluar. Karena sudah ada jatah kosong, Reza pun dipersilakan masuk.

    Setiap hari, setiap tahanan KPK hanya memperoleh dua jam waktu besuk, sejak pukul 9 pagi. Selain Miranda, KPK juga sedang menahan istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni, dan hakim ad hoc tindak pidana korupsi, Kartini Marpaung. Selain itu, ada juga konglomerat Hartati Murdaya.

    PRIHANDOKO


    Berita Terpopuler:
    Ancaman Pemanggilan DPR, Ini Respons Dahlan Iskan

    Marzuki Alie Tersinggung oleh Dahlan Iskan

    Penyu 215 Juta Tahun Ditemukan di Tempat Sampah

    Dipo: Dahlan Tak Perlu Ungkap DPR Minta Jatah

    Jokowi Minta Empat Kepala Dinas Fokus Bekerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.