TNI AL Cegat Kapal Singapura di Dekat Madura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang satpam melintas di depan Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Klewang di pabrik kapal PT. Lundin Industry Invest, di Klatak, Kalipuro, Banyuwangi, Jatim, (31/8). Kapal KCR Trimaran pesananan Kementrian Pertahanan untuk memperkuat armada TNI AL. ANTARA/pandu dewantara

    Seorang satpam melintas di depan Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Klewang di pabrik kapal PT. Lundin Industry Invest, di Klatak, Kalipuro, Banyuwangi, Jatim, (31/8). Kapal KCR Trimaran pesananan Kementrian Pertahanan untuk memperkuat armada TNI AL. ANTARA/pandu dewantara

    TEMPO.CO, Banyuwangi -  TNI Angkatan Laut menangkap kapal asing berbendera Singapura yang diduga masuk secara ilegal ke perairan Banyuwangi, Jawa Timur.

    Kapal bernama lambung MV Executive Pride ini adalah jenis tug supply vessel. Kapal seberat 2.272 gross ton tersebut saat ini disandarkan di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi.

    Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Letnan Kolonel Muhammad Nazif, enggan menjelaskan ihwal penangkapan kapal tersebut. Menurut dia saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda dan sejumlah anak buah kapal. "Pemeriksaannya belum selesai," kata dia dihubungi Tempo, Senin, 22 Oktober 2012.

    Dari data yang diperoleh Tempo, kapal tersebut ditangkap saat berada di Pulau Kambing, Madura. Nahkoda kapal bernama Tadeusz Florkiewicz dan  berkebangsaan Polandia. Kapal ini dioperasikan 19 anak buah kapal yang  terdiri dari 10 WNI dan 9 WNA.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, kapal Singapura ini tidak dilengkapi surat perintah berlayar. Sembilan warga negara asing juga tidak dilengkapi dokumen perjalanan atau passport.

    IKA NINGTYAS

    Berita Terpopuler:
    Basuki: Kami Tidak Keteteran Hadiri Acara

    Surya Paloh dan Edwin Rebutan Gunung Emas

    Pengamat Sarankan Jokowi Delegasikan Wewenangnya

    Penambang Liar Berebut Emas dengan Surya Paloh

    Jokowi Dapat ''Lampu Hijau'' Bangun Kampung Susun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.