Dua Polisi Diduga Hilang di Sarang Teroris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ahmad Subaidi

    ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua orang polisi dikabarkan hilang di Desa Tamajenka, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sejak Senin pekan lalu, 8 Oktober 2012. Keduanya adalah Brigadir Satu Andi Sapa dan Brigadir Sudirman.

    Lokasi keduanya hilang diduga merupakan basis terduga teroris bernama Santoso yang masuk daftar pencarian orang di sekitar Gunung Potong. Mereka hilang saat sedang mengumpulkan bahan dan keterangan terhadap suatu kasus.

    Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian RI, Brigadir Jenderal Suardi Alius, tidak membantah informasi tersebut. "Siang ini, juga masuk salah satu materi yang akan dirilis," kata Suardi melalui pesan singkat, Senin, 15 Oktober 2012.

    Pada 7 Oktober lalu, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri juga berhasil menangkap seorang terduga teroris, Imron, di Jalan Kangkung, Kelurahan Balaroa, Palu. Alumni Pesantren Darussaadah Boyolali ini diduga berperan sebagai kurir dan fasilitator kelompok Santoso. Adapun Santoso adalah pentolan teroris di Poso yang terkait dengan Nurdin M. Top.

    Imron juga diduga berperan membeli senjata untuk kelompok Santoso serta belajar merakit bom untuk kelompok Thoriq di Solo, Jawa Tengah.

    Kemarin, Kepala Biro Penerangan Umum Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan Detasemen Khusus masih mengembangkan kasus Imron tersebut.

    RUSMAN PARAQBUEQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.