Minggu, 21 Oktober 2018

3 Pemeran Sentral di Film Pengkhianatan G30S/PKI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amaroso Katamsi, yang berperan sebagai Suharto, dalam film G30S/PKI. indonesianfilmcenter.com

    Amaroso Katamsi, yang berperan sebagai Suharto, dalam film G30S/PKI. indonesianfilmcenter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam film Pengkhianatan G30S/PKI, terdapat tiga tokoh sentral yang menjadi sorotan: Presiden Soekarno, Mayor Jenderal Soeharto, dan gembong PKI DN Aidit. Soekarno diperankan Umar Kayam, Soeharto dimainkan Amoroso Katamsi, dan DN Aidit dibawakan Syu’bah Asa.

    Umar Kayam

    Lahir: Ngawi, 30 April 1932

    Meninggal: Yogyakarta, 16 Maret 2002

    Kayam merupakan dosen Universitas Gadjah Mada, sosiolog, dan pengarang terkenal. Ia terpilih setelah proses seleksi gagal menemukan Soekarno di antara sekian banyak orang. Ketika didatangi sutradara Arifin C. Noer, Kayam tak bisa mengelak.

    Untuk pengambilan gambar, Kayam harus berangkat ke Bogor tanpa sempat mempelajari Bung Karno secara mendalam. Ia pun tak melihat film dokumenter Soekarno atau membaca tulisan Si Penyambung Lidah Rakyat itu.

    Dari para pelayan di Istana Bogor, Kayam meriset sosok Bung Karno. Cara Bung Karno berjalan dan berbicara.

    Amoroso Katamsi

    Lahir: Jakarta, 21 Oktober 1940

    Sosok Mayor Jenderal Soeharto dimainkan Amoroso. Berbeda dengan Kayam, ayah penyanyi Dodie Katamsi dan Aning Katamsi ini memang dikenal sebagai aktor. Untuk memerankan Soeharto, Amoroso mempelajari tulisan maupun mengamatinya. Ia bangga bisa memerankan tokoh sentral di film ini. Namun, ia mengalami kesulitan.

    “Gejolak emosional Pak Harto hampir-hampir tidak tampak,” ujar Amoroso dalam artikel Pengkhianatan Bersejarah dan Berdarah di majalah Tempo edisi 7 April 1984.

    Amoroso juga terganggu dengan pergumulan pertanyaan-pertanyaan di dirinya sendiri. "Apakah permainan saya sudah tepat?" Toh, pada akhirnya, Amoroso yang terimpit ragu dapat juga berkata, "Ketika berhadapan dengan kamera, saya merasa sebagai Pak Harto, bukan imitasi Pak Harto."

    Syu’bah Asa bin Sanusi

    Lahir : Pekalongan, 21 Desember 1941

    Wafat : Pekalongan, 24 Juli 2011

    Sosok Aidit yang kerap merokok dan tampak selalu terlihat tegang ini diperankan wartawan Tempo, Syu’bah Asa. Untuk memerankan Aidit, Syu’bah mengobrol semalam suntuk dengan seseorang yang dirahasiakan identitasnya.

    Ia asyik menggali dan meniru kelakuan sang Ketua PKI semalaman. Kendati demikian, Syu’bah merasa aktingnya sebagai Aidit kurang meyakinkan.

    KODRAT

    Berita Terkait:
    Pengorbanan Umar Kayam Perankan Soekarno

    Film Pengkhianatan G 30 S/PKI di Mata Para Sineas

    Komentar Soeharto Usai Lihat Film G 30 S

    Film Pengkhianatan G 30 S/PKI, Dicerca dan Dipuji

    Sosok ''Dalang'' G30S PKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.