Jumat, 23 Februari 2018

Di SMP, Munir Pernah Ranking 180 dari 200 Siswa

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 8 September 2012 19:44 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Di SMP, Munir Pernah Ranking 180 dari 200 Siswa

    Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Sahabat Munir menggelar aksi mengenang 8 tahun pembunuhan Munir di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/9). ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta -Hingga akhir hayatnya, Munir dikenal sebagai aktivis hak asasi manusia yang berani, gigih, dan pantang menyerah. Tapi siapa sangka Munir kecil tak begitu menonjol di bangku sekolahnya terutama soal prestasi akademis.

    Bahkan saat ia belajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Batu (SMPN 1) Malang, nilai rapornya berada di bawah teman-temannya. Hal ini diungkapkan Alimah, guru Munir di SMPN 1 Batu dalam film dokumenter tentang Munir yang berjudul Kiri Hijau Kanan Merah, produksi Watchdoc dan KASUM.

    "Rankingnya 180 dari 200 siswa," kata Alimah menunjuk rapor Munir sambil tersenyum.

    Munir juga tak cakap dalam pelajaran bahasa Inggris. Nilainya sangat "standar" malah bisa dikatakan jelek. "Nilai bahasa Inggrisnya 6, 6, 6, 5, 5, dan 6. Di bawah rata-rata," kata Alimah dalam film pendek yang disutradarai jurnalis muda Dandhy D. Laksono.

    Ratna, salah seorang guru bahasa Inggris yang masih mengajar di sekolah tersebut mengakui kemajuan Munir dalam mempraktekkan bahasa asing. "Dia sudah pandai di KontraS itu. Bahasa Inggrisnya sudah lancar, sering ke luar negeri," kata dia bangga.

    Soal kemajuan Munir berkomunikasi dalam bahasa Inggris ini rupanya juga dirasakan oleh mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Ikrar Nusa Bakti. Menurut dia, Munir sempat memilih menggunakan bahasa Indonesia ketimbang Inggris saat mengikuti sebuah konferensi di Australia.

    Tapi, dua tahun kemudian saat menghadiri konferensi internasional di Universitas Parahyangan, Bandung, ia sudah berani berpidato dalam bahasa Inggris. "Wah, kemajuan bahasa Inggrisnya pesat sekali dalam dua tahun, walau kadang-kadang masih patah-patah juga," kata dia.

    MUNAWWAROH

    Berita Terkait
    EDISI KHUSUS: Sewindu Munir
    Jika Saja Munir Punya Akun Twitter

    Diidolakan Munir, Ini Komentar Iwan Fals

    Aktivis Aceh Usulkan Munir Jadi Pahlawan

    Kisah Munir dan Motor Tuanya


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.