Soal Kicauan Denny, Polisi Hadirkan Ahli Bahasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denny Indrayana. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Denny Indrayana. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan menghadirkan saksi ahli bahasa dari Universitas Indonesia terkait kasus dugaan penghinaan terhadap provesi advokat yang dilakukan Wakil Menteri Hukum dan Ham, Denny Indrayana. Denny diduga menghina profesi advokat dalam sebuah jejaring sosial twitter.

    "Kami akan menghadirkan saksi ahli bahasa pekan ini," kata juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto saat ditemui di kantornya, Selasa 4 September 2012.

    Menurut dia, saksi ahli bahasa diperlukan untuk meneliti setiap bahasa yang dituliskan Denny di akun Twitternya.

    Rikwanto menjelaskan, tahapan penyidikan yang dilakukan polisi setelah menghadirkan saksi ahli bahasa, nanti akan dikaji kembali. Pengkajian ini untuk menentukan apakah diperlukan memanggil saksi ahli pidana. "Setelah itu baru dilakukan pemanggilan terhadap Denny Indrayana," ujarnya.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana diadukan oleh OC Kaligis terkait dengan dugaan penghinaan di jejaring sosial. Dalam akun Twitternya, Denny menulis "Advokat korup adalah koruptor itu sendiri yang membela membabi buta, yang tanpa malu menerima bayaran uang hasil korupsi sama saja seperti koruptor."

    Denny dilaporkan atas sejumlah pasal, yaitu 310, 311, 315 KUHP jo pasal 27 UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Ancaman hukumnya di atas lima tahun penjara.

    Atas tuduhan itu, Denny mengatakan tidak ada maksud menghina profesi advokat. "Saya hanya kritik advokat yang asal bela kasus korupsi demi uang dan popularitas semata,” ujar Denny.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita terpopuler lainnya:
    Jangan Katakan Kalimat Ini ke Anak Anda
    Doberman Ikut Jaga Hillary Clinton di Jakarta

    Ronaldo Bakal Hengkang dari Real Madrid

    Calo Penerimaan Pegawai Negeri Diungkap

    Skandal Kecelakaan Ferrari Guncang Cina

    Pelecehan Seksual Jadi ''Epidemi'' di Mesir 

    Membaca Utuh Kuliah Twitter Advokat Korup

    Koran Korsel Minta Samsung Berhenti Jadi Pencontek

    Ronaldo Girang Ditengok Sang Junior

    Sisa 16 Hari Lagi, Foke-Nara Gerilya Atas-Bawah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.