Kang Jalal Bagikan Al-Quran yang Dibaca Kaum Syiah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin Rakhmat (kanan) didampingi Ketua Majelis Ukhuwah Sunni-Syiah Indonesia (Muhsin) Daud Poliraja (kiri) memberikan keterangan terkait dengan penyerangan pesantren Syiah di sampang beberapa waktu lalu, Jakarta, Sabtu (31/12). ANTARA/M Agung Rajasa

    Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin Rakhmat (kanan) didampingi Ketua Majelis Ukhuwah Sunni-Syiah Indonesia (Muhsin) Daud Poliraja (kiri) memberikan keterangan terkait dengan penyerangan pesantren Syiah di sampang beberapa waktu lalu, Jakarta, Sabtu (31/12). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam syukuran hari kelahirannya, tokoh Syiah Indonesia Jalaluddin Rakhmat membagikan Al-Quran yang biasa dibaca penganut Syiah. Bersampul putih, kitab suci itu dicetak di Iran.

    Pada lembar pertama pun tercetak bendera Negeri Mullah itu. Jalaluddin memberikan Al-Quran itu ke tamu-tamu yang hadir di kediamannya, Jalan Kemang VI Nomor 9, Kemang Raya, Jakarta Selatan.

    Jalaluddin mengatakan ia sengaja memberikan Al-Quran itu agar orang awam bisa melihat langsung isinya. "Silakan dibaca. Kalau ada kesalahan atau perbedaan, katakan saja," kata Ketua Dewan Syuro Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia itu, Rabu, 29 Agustus 2012.

    Dalam syukuran itu, Jalaluddin Rakhmat menyesali tragedi berdarah di Sampang, Madura. Menurut dia, penyerangan itu bukanlah soal konflik keluarga yang menggunakan isu agama. "Tapi fanatisme agama yang mengatasnamakan keluarga."

    Ia pun meminta pemerintah tak cuma beralasan kalau konflik berdarah yang kembali terjadi di Sampang pada merupakan masalah keluarga. Seharusnya, kata dia, pemerintah lebih tegas dan mencari para pelaku. "Hukum pelaku, jangan malah menjatuhi hukuman ke penganut Syiah. Karena kami yang menjadi korban," ujarnya.

    CORNILA DESYANA

    Berita lain:
    Kontras: Ada Pembiaran Polisi di Kasus Sampang 

    Menag: Dialog Solusi Cepat Ricuh Sampang, Madura

    Kisah Polisi Nyeleneh di Pengungsian Syiah Sampang

    Suryadharma: Ibu Tokoh Syiah Sampang Ingin Pindah

    Kontras Desakkan Tim Independen Kasus Sampang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.