Hakim Heru Pernah Satu Perkara dengan Bos KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hakim Ad Hoc Tipikor Pontianak Heru Kusbandono yang menjadi tersangka dugaan suap kasus pemeliharaan mobil dinas DPRD Grobogan tiba di KPK usai shalat Ied di LP Cipinang, Jakarta, (19/8). ANTARA/Rosa Panggabean

    Hakim Ad Hoc Tipikor Pontianak Heru Kusbandono yang menjadi tersangka dugaan suap kasus pemeliharaan mobil dinas DPRD Grobogan tiba di KPK usai shalat Ied di LP Cipinang, Jakarta, (19/8). ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus suap, Heru Kusbandono, yang juga hakim adhoc pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pontianak, Kalimantan Barat, ternyata pernah menangani perkara yang sama dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto. Saat itu, keduanya berprofesi sebagai advokat.

    “Waktu itu, Januari 1995, Bambang Widjojanto, Adnan Buyung Nasution, dan sejumlah pengacara lain menggugat Universitas Kristen Satya Wacana, yang memecat Arief Budiman sebagai dosen di sana, secara sepihak,” kata Handoko Wibowo, advokat yang kini aktif mendampingi petani di Batang, Jawa Tengah, Senin malam tadi, 20 Agustus 2012.

    Handoko ingat, ketika itu ada seorang pengacara muda dari Semarang, Jawa Tengah, yang ikut meneken surat kuasa untuk menjadi pengacara Arief Budiman. Namanya Heru Kusbandono.

    “Waktu itu, dia masih advokat junior,” kenang Handoko. Saat menangani perkara Arief Budiman itu, Handoko sering berdiskusi dan mengenal lebih dekat sosok Heru. Dia menolak berkomentar soal tindakan Heru yang Jumat, 17 Agustus 2012 lalu, tertangkap basah menerima suap Rp 150 juta bersama koleganya, hakim Kartini Marpaung.

    Garis nasib rupanya mempertemukan kembali Bambang Widjojanto dengan Heru Kusbandono. Kali ini, Heru dan Bambang tak lagi setara. Heru sudah jadi pesakitan kasus korupsi, sementara Bambang adalah salah seorang pemimpin lembaga yang menangkapnya.

    EDI FAISOL

    Berita Terpopuler:
    Soal Simulatur SIM, Polri Bantah Pecah

    Polisi Yang Halangi Penyidikan KPK Bisa Ditahan

    10 Polisi Serang Markas TNI di Kaimana

    KPK Tahan Djoko Susilo Setelah Lebaran

    ICW: Basmi Korupsi Butuh Keberanian

    Libur ke Tangkuban Parahu? Pasti Kecewa

    Tony Scott, Sutradara "Top Gun" Tewas Bunuh Diri

    Sabtu Ini Jokowi "Open House"

    Spanduk Dukungan Foke Beredar di Jalanan

    Messi Belum Puas Bersama Barcelona


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.