Selain Simulator SIM, Ada 3 Kasus Korupsi Besar di Polri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neta S Pane. TEMPO/Adri Irianto

    Neta S Pane. TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta: Kasus dugaan korupsi di tubuh Kepolisian RI rupanya tak ada habis-habisnya. Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan simulator alat uji SIM yang dimainkan oleh pejabat di Korps Lalu Lintas Mabes Polri, masih ada tiga kasus korupsi raksasa yang siap dibongkar ke hadapan publik.

    “Kami sedang kumpulkan dan pelajari kasusnya,” kata Ketua Dewan Presidium Indonesia Police Watch, Neta S.Pane. Dari bukti dokumen yang ada, kata Neta, nilai kerugian negara dalam ketiga kasus dugaan korupsi ini mencapai triliunan rupiah. “Modusnya biasa: mark up biaya,” katanya lagi.

    Menurut Neta, ikhtiar Indonesia Police Watch mengumpulkan dan mengumumkan ketiga kasus ini adalah agar penyidik Bareskrim Polri menyadari kesalahannya dalam kasus simulator SIM dan menyerahkan penyidikan kasus ini pada KPK. “Pekerjaan polisi masih banyak, ini saja masih ada tiga kasus lagi,” katanya.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Berita Terpopuler:
    Soal Simulatur SIM, Polri Bantah Pecah

    Polisi Yang Halangi Penyidikan KPK Bisa Ditahan

    10 Polisi Serang Markas TNI di Kaimana

    KPK Tahan Djoko Susilo Setelah Lebaran

    ICW: Basmi Korupsi Butuh Keberanian

    Libur ke Tangkuban Parahu? Pasti Kecewa

    Tony Scott, Sutradara "Top Gun" Tewas Bunuh Diri

    Sabtu Ini Jokowi "Open House"

    Spanduk Dukungan Foke Beredar di Jalanan 

    Messi Belum Puas Bersama Barcelona


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.