KPK Tahan Djoko Susilo setelah Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irjen Pol. Djoko Susilo. akpol.ac.id

    Irjen Pol. Djoko Susilo. akpol.ac.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan usai libur Lebaran ini akan kembali membahas proses lanjutan terhadap tersangka kasus korupsi pengadaan simulator pembuatan surat izin mengemudi mantan Kepala Korps Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

    “Hanya soal pertimbangan soal waktu saja untuk penahanan dia, habis Lebaran ini. Kalau secara materi sih sudah cukup,” kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas kepada Tempo, kemarin.

    Menurut dia, penahanan Djoko untuk memeriksa lebih lanjut kasus yang melilitnya sehingga didapat lebih banyak bukti, termasuk keterkaitan dengan sejumlah tersangka yang juga ditetapkan Markas Besar Kepolisian.

    Busyro masih berharap polisi mau melimpahkan kasus simulator ke KPK. Sayangnya, sampai saat ini belum ada kemajuan soal itu. “Kalau polisi sudah menetapkan tersangka ya biarkan polisi yang menahannya. Tapi ya sekali lagi, mudah-mudahan saja ada pelimpahan soal kasus itu ke KPK,” kata Busyro.

    Polemik kasus simulator muncul karena polisi ngotot ikut menyelidiki kasus itu. Sebelumnya, saat KPK menggeledah kantor Korps Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian, polisi ogah-ogahan menyerahkan barang bukti. Bahkan, polisi sempat tak mengizinkan KPK membawa barang bukti.

    Busyro menilai masyarakat saat ini sudah semakin kritis melihat persoalan kasus tersebut. Terlebih ketika muncul polemik yang melibatkan orang dalam kepolisian. “Kami di KPK berpikiran positif saja pada Kepolisian untuk menuntaskan kasus itu.”

    Kepolisian telah menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi senilai Rp 196 miliar tersebut. Di antaranya Pejabat Pembuat Komitmen Brigadir Jenderal Didik Poernomo, Panitia Lelang Ajun Komisaris Besar Teddy Rustaman, Bendahara Korlantas Komisaris Legimo, Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Budi Santoso, dan Sukotjo Bambang, Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia.

    PRIBADI WICAKSONO

    Berita Terpopuler:
    Guru SD Unggah Foto Telanjang di Facebook

    Ada Spanduk Dukungan Foke di Tempat Pemakaman

    Ketua Komisi Yudisial: Kartini dan Heru Bandit

    Diajak Sungkeman, Cucu SBY Malah Ngumpet

    Boediono Kunjungi Mega, Open House Bubar

    Djan Faridz dan Fauzi Bowo Akur di Istana

    Polisi Telusuri Kelompok Sakit Hati

    Warga Diminta Tenang, Target Penembakan Adalah Polisi

    Spanduk di Kuburan, Panwaslu Akan Surati KPU

    Trio Macan2000 Sampaikan Lebaran Lewat Twitter


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.