Kisah Supir dan Satpam Yang Tak Bisa Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satuan pengamanan melakukan aksi unjuk rasa di kawasan industri Cikupa, Tangerang, Banten, (17/7). Dalam aksi mereka menuntut pemerintah serta perusahaan untuk menghapuskan sistem out sourcing. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Satuan pengamanan melakukan aksi unjuk rasa di kawasan industri Cikupa, Tangerang, Banten, (17/7). Dalam aksi mereka menuntut pemerintah serta perusahaan untuk menghapuskan sistem out sourcing. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO , Jakarta: Di sela kemeriahan penyelenggaraan open house di rumah para menteri kabinet di Widya Chandra, Kuningan, Jakarta Selatan, terselip kisah sejumlah orang yang tak bisa berlebaran karena tuntutan pekerjaan. Mereka adalah supir pribadi dan petugas keamanan para pejabat yang Ahad 19 Agustus 2012 ini, berkeliling bersilaturahmi dengan kolega-kolega mereka sesama pejabat.

    Safrul, 38 tahun, adalah salahsatunya. Supir pribadi seorang hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat ini terpekur di depan kediaman Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Bosnya sedang bercengkerama di dalam, bersama para hakim agung. Dia harus puas berbicara dengan saudara dan orangtuanya via telepon.

    “Wah di rumah saya di Padang, lagi rame,” katanya setelah selesai bertelepon. Kampung Safrul ada di Payakumbuh, Padang, Sumatera Barat. Saban Lebaran, ada beraneka ragam makanan khas Padang di sana. “Ada rendang, gulai ayam, gulai kikil, pokoknya yang pedas-pedas,” katanya sambil menelan ludah.

    M. Sahroni, satpam salahsatu rumah menteri di Widya Chandra, berbagi pengalaman yang sama. Pria 32 tahun ini sudah tak ingat kapan dia bisa berlebaran bersama keluarga. “Waduh, sudah lama sekali,” katanya. Dua hari pertama Lebaran, dia harus menjaga kediaman atasannya. “Saya baru dapat libur pada hari ketiga,” katanya. Sahroni berencana mengajak keluarganya piknik ke Ragunan.

    ANANDA BADUDU

    Berita Terpopuler:
    Diajak Sungkeman, Cucu SBY Malah Ngumpet

    Ada Spanduk Dukungan Foke di Tempat Pemakaman

    Pos Polisi Solo Kembali Diserang

    Guru SD Unggah Foto Telanjang di Facebook

    Hasil Lengkap Pertandingan Liga Inggris

    Djan Faridz dan Fauzi Bowo Akur di Istana

    Warga Diminta Tenang, Target Penembakan Adalah Polisi

    Polisi Telusuri Kelompok Sakit Hati

    Boediono Kunjungi Mega, Open House Bubar

    Kumbang Hidup di Telinga Perempuan Ini 3 Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.