Lagi, Seorang Warga Ditembak di Papua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gilberth Mandika (16) saat dibawa  petugas medis RSUD Dok II Jayapura, ke ruangan ICU, Senin (4/6), untuk mendapat pertolongan pertama. ANTARA/Chanry Andrew Suripatty

    Gilberth Mandika (16) saat dibawa petugas medis RSUD Dok II Jayapura, ke ruangan ICU, Senin (4/6), untuk mendapat pertolongan pertama. ANTARA/Chanry Andrew Suripatty

    TEMPO.CO, Jayapura - Seorang warga sipil, An, 52 tahun, tewas ditembak orang tak dikenal di dekat Kampung Skamto, Jembatan Panjang, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu, 18 Agustus 2012, sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

    Korban tewas dengan luka tembak di kepala, di atas telinga kiri. “Benar, saya masih di TKP, kejadian baru saja. Kita sementara olah TKP,” kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Keerom Ajun Komisaris Besar Polisi Bedjo PS, Sabtu, 19 Agustus 2012.

    Ia mengatakan, usai melakukan aksinya pelaku kemudian kabur masuk hutan. “Kronologi detailnya belum didapat, masih olah TKP,” ujarnya.

    Sebelumnya, Tentara Pertahanan Nasional Organisasi Papua Merdeka Devisi II Makodam Pemka IV Paniai, menembak seorang warga di Distrik Paniai Barat, Obano, Paniai, Kamis malam, 16 Agustus 2012.

    Penyerangan menyebabkan Mustafa, 22 tahun, tewas dengan luka ditenggorokan tembus tengkuk belakang kepala. “Benar, ada anggota dari Divisi II di Obano yang menembak,” kata Leo Yeimo, juru bicara OPM.

    Penembakan tersebut bertujuan untuk menggagalkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-67 di Paniai. “Kami mau bukan bendera Merah Putih yang berkibar di Papua, kami mau Bintang Kejora yang dikibarkan, kami sekarang di hutan dan terus berjuang,” ujarnya.

    Mengantisipasi insiden penembakan lanjutan, Kepolisian Resor Paniai menurunkan 3 peleton personil. “Ada pula 1 peleton BKO Brimob Papua, anggota TNI batalyon 351, 50 orang, serta dari Pasukan Khas Angkatan Udara, 15 orang,” kata Kepala Kepolisian Resor Paniai Ajun Komisaris Besar Polisi Antonius Diance.

    JERRY OMONA

    Berita Terpopuler:
    KPK Beraksi, Wakil Ketua PN Semarang Menangis

    Hakim yang Ditangkap KPK Ternyata Makelar Kasus

    Hakim Kartini Sudah Bebaskan 5 Koruptor

    Happy Birthday Indonesia Jadi Trending Topic Dunia

    Perilaku Hakim Kartini Dinilai Tak Pantas

    Inilah Dua Hakim Yang Ditangkap KPK di Semarang

    BJ Habibie Jadi Pembina Upacara Dunia Maya

    TKI di Belanda: Kami Belum Merdeka

    Gara-gara Arus Mudik, Paskibra Nangis

    Hari Kemerdekaan RI, Siwon Super Junior Ngetweet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.