Inilah Dua Hakim Yang Ditangkap KPK di Semarang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Muda Pidana Khusus MA Joko Sarwoko (kiri) memperhatikan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat jumpa pers tentang tertangkapnya dua hakim ad hoc di gedung KPK, Jakarta, (17/8). KPK menangkap dua hakim ad hoc Pengadilan Tipikor di Semarang yaitu KM dan HK. ANTARA/Fanny Octavianus

    Ketua Muda Pidana Khusus MA Joko Sarwoko (kiri) memperhatikan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat jumpa pers tentang tertangkapnya dua hakim ad hoc di gedung KPK, Jakarta, (17/8). KPK menangkap dua hakim ad hoc Pengadilan Tipikor di Semarang yaitu KM dan HK. ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO, Jakarta -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua orang hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Mereka adalah Kartini Marpaung dan Heru Kusbandono. ”Keduanya ditangkap pada pukul 10.00 pagi di pelataran parkir Pengadilan Negeri Semarang,” ujar Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto dalam jumpa pers di kantornya, Jumat 17 Agustus 2012.

    Selain itu, KPK juga menangkap Sri Dartuti yang diduga menjadi penyuap. "Dia memiliki hubungan khusus dengan terdakwa kasus yang tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Semarang," kata Bambang. Kasus yang dimaksud adalah korupsi bantuan sosial di Grobogan, Jawa Tengah.

    Kartini Marpaung merupakan hakim ad hoc angkatan pertama Pengadilan Tipikor yang direkrut pada 2009 dan ditempatkan di Semarang. Sedangkan Heru Kusbandono adalah hakim ad hoc Pengadilan Tipikor angkatan ketiga yang ditempatkan di Pontianak, Kalimantan Barat. Keduanya sebelum menjadi hakim ad hoc diketahui pernah menjadi pengacara.

    Ketiganya hingga kini masih diperiksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. ”Nanti malam baru dibawa ke Jakarta,” kata Bambang. Info awal kasus ini, dia melanjutkan, berasal dari Mahkamah Agung dan juga laporan masyarakat. ”Ini juga hasil kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Semarang,” katanya.

    Informasi yang diperoleh, KM atau Kartini Marpaung dikenal suka membebaskan terdakwa kasus korupsi. Terakhir, Kartini pernah membebaskan eks-Bupati Sragen Untung Sarono Wiyono yang terjerat kasus korupsi APBD Sragen senilai Rp 11,2 miliar.

    SUBKHAN

    Berita populer:
    Gus Dur Dukung Ahok
    SBY Gusar, Ini Klarifikasi Antasari Azhar
    Mahar Miliaran Pendukung Calon Gubernur
    Kirab Mobil Esemka, Jokowi Duduk Di Atap
    Jusuf Kalla Dukung Pernyataan SBY Soal Century
    Presiden SBY: Terima Kasih KPK
    Sandi Dibunuh dan Diseret 200 Meter
    Arsenal Terpaksa Jual Van Persie
    Dukungan Fauzi Bowo, Bersatu-padu untuk Doku
    Dirjen Pajak : Kami Tahu Jaringan Mafia Pajak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.