Jokowi Kaget Terima Penghargaan dari Bangkok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/8). Tempo/Aditia Noviansyah

    Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/8). Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta: Walikota Surakarta, Joko Widodo mengaku kaget ketika menerima penghargaan untuk kategori Kota Terbaik dalam acara Delgosea Conference di Bangkok, Kamis 9 Agustus 2012 lalu. Semula, dia berpikir Solo hanya diundang untuk mempresentasikan strategi penataan kota.

    "Saya sebenarnya diundang untuk presentasi saja, makanya saya kaget juga," kata Jokowi pada Tempo di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Sabtu, 11 Agustus 2012. Sayangnya, ia berhalangan hadir ke Bangkok, Thailand, dan hanya diwakili oleh salah seorang pejabat pemerintah kota Surakarta.

    Di Bangkok, wakil pemerintah Solo diminta memaparkan bagaimana mereka menata kaki lima dan pasar di kota itu. Sejak 2 tahun lalu, Solo memang ditunjuk menjadi tempat pelatihan untuk penataan kota dan pedagang kaki lima di kawasan Asia Pasifik.

    Jokowi mengaku tak terlalu tersanjung dengan berbagai penghargaan yang dia terima selama menjabat Walikota Solo. "Tugas saya hanya bekerja, kalau mau dinilai baik ya silakan, dinilai tidak baik, juga silakan," katanya.

     ANANDA W. TERESIA

    Berita Terpopuler:
    Rhoma Irama Ancam Penyebar Ceramahnya

    Tak Dapat Koalisi Partai, Jokowi Merasa Dikeroyok

    Seberapa Penting Luna Maya Bagi Ariel

    Habibie Terjun Lagi ke Dunia Penerbangan

    PKS Dukung Foke, Apa Kata Hidayat Soal Jokowi?

    Turboprop N-250, Pesawat Andalan Selanjutnya

    Pengamat: PKS Punya Andil Besar di Putaran Kedua

    Habibie Pakai ''Link''-nya untuk Promosikan Pesawat 

    Apa Mahar PKS untuk Foke?

    KD Kecewa, Fans Anang Hina Suaminya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.