LSM Tantang Polisi Periksa Nazarudin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Abraham Samad di gedung Korps Lantas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Jakarta (30/7), saat penggeledahan terkait kasus korupi pengadaan alat simulator SIM. TEMPO/Amston Probel

    Ketua KPK Abraham Samad di gedung Korps Lantas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Jakarta (30/7), saat penggeledahan terkait kasus korupi pengadaan alat simulator SIM. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO , Jakarta: Markas Besar Kepolisian RI ditantang untuk membongkar tuntas kasus proyek vaksin flu burung. Menurut Febridiansyah, peneliti Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch, pegiat antikorupsi, kasus ini bisa menjadi momentum bagi polisi untuk menunjukkan pada publik bahwa mereka sanggup mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan para tokoh elite di negeri ini. ”Jelas ini tantangan bagi Polri untuk menunjukkan kinerjanya,” ujar dia Selasa 7 Agustus 2012.

    Febri mengapresiasi langkah polisi, yang kemarin bergerak cepat menyita sejumlah barang bukti. Polisi juga sudah menetapkan pejabat pembuat komitmen berinisial TPS dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan sebagai tersangka.

    Ketimbang mengurusi kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM yang melibatkan sejumlah perwira tingginya, Febri melanjutkan, Polri lebih baik berkonsentrasi menangani kasus ini. ”Kasus ini tidak ada konflik kepentingannya, lain dengan kasus simulator.”

    Namun peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Hifdzil Alim, pesimistis. "Coba Anda sebutkan kasus korupsi apa yang tuntas diusut polisi,” ujar dia. ”Polisi urusi saja terorisme, narkoba, maling sandal, maling ayam. Korupsi biar diurus KPK.”

    Adapun Junimart Girsang, pengacara Nazar, mendukung polisi untuk segera mengusut kasus ini. ”Kami lebih welcome dengan Polri ketimbang KPK,” katanya. Menurut Junimart, kliennya belum pernah diperiksa oleh polisi maupun KPK terkait dengan kasus tersebut.  

    FEBRIYAN | ANGGRITA DESYANI | SATWIKA MOVEMENTI | SUKMA

    Berita Terpopuler:
    Dukung Jokowi, Jusuf Kalla Dinilai Tak Elegan

    Ide Yusril Soal Kasus Simulator SIM Bikin Bingung

    Robert Pattinson dengan Gadis Mabuk di Bar

    ''Rayuan'' Fauzi ke Komunitas Tionghoa Tak Efektif 

    Kekasih Anda Ternyata Gay? Kenali dari Matanya

    Bos KPK Diam-diam Temui Kapolri pada Senin Malam

    Mengenal Suku Hakka Pendukung Fauzi Bowo

    Pangeran William Takut Kepergok Menciumi Kate

    Setelah Kemeja dan Boneka, Kini Jilbab Kotak-Kotak

    Pertemuan KPK-Polri Berakhir Buntu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H