2.000 Polisi Atasi Sengketa Pilkada Tulangbawang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Muhamad Nasrun

    ANTARA/Muhamad Nasrun

    TEMPO.CO, Lampung - Kepolisian Daerah Lampung mengerahkan 2.000 personel ke Kabupaten Tulangbawang untuk mengatasi sengketa pemilihan bupati setempat. Pengerahan ribuan personel itu dilakukan setelah KPUD Tulangbawang tetap membatalkan pencalonan Frans Agung Mula Putra, anak Bupati Tulangbawang Abdurrahman Sarbini.

    “Sebagai antisipasi saja karena konstalasi politik semakin memanas,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih, Sabtu, 4 Agustus 2012.

    Pasukan yang dikerahkan itu berasal dari satuan pengendali massa, dua kompi Brigade Mobil Polda Lampung, dan Polres Bandar Lampung. Mereka saat ini berjaga-jaga di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah Tulangbawang dan Jalan Lintas Sumatera. “Kami juga dibantu oleh anggota TNI dari sejumlah kesatuan,” katanya.

    Kondisi di Kabupaten Tulangbawang mencekam, menyusul keputusan KPUD Tulangbawang yang membatalkan pencalonan Frans Agung Mula Putra-Darwis Fauzi. Pasangan calon bupati itu dianggap tidak memenuhi persyaratan partai politik pengusung. Mereka hanya diusung oleh Partai Amanat Nasional, sementara dua partai lainnya dianggap tidak sah karena tidak menyertakan surat keputusan dari pengurus pusat.

    Keputusan itu memantik ratusan orang pendukung pasangan Frans Agung-Darwis Fauzi menduduki kantor KPUD Tulangbawang selama tiga hari. Mereka juga memblokir Jalan Lintas Timur Sumatera. “Hari Senin pekan depan, kami akan kembali lagi dengan jumlah yang lebih banyak. KPUD Tulangbawang telah berkolusi dengan calon lain. Ada permainan kotor,” kata Sopuan Ismail, koordinator aksi.

    Sementara, sejak diduduki massa, para komisioner dan staf di kantor KPUD Tulangbawang tidak masuk. Mereka khawatir akan menjadi korban amukan massa. Para komisioner juga tidak bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi.

    KPUD Tulangbawang hanya menetapkan tiga pasangan yang akan berlaga di pemilihan bupati pada 27 September 2012 nanti. Mereka adalah Hanan A. Razak-Heri Wardoyo, Ismet Roni-Soleha, dan Marzuki-Nasrollah. Semua persyaratan seperti tes kesehatan dan administrasi syarat pencalonan telah dinyatakan lengkap. Mereka akan mulai berkampanye seusai Lebaran nanti.

    NUROCHMAN ARRAZIE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.