Djoko Susilo Sudah Dicegah ke Luar Negeri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irjen Pol. Djoko Susilo. akpol.ac.id

    Irjen Pol. Djoko Susilo. akpol.ac.id

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur Akademi Kepolisian Inspektur Jenderal Djoko Susilo sudah dicegah ke luar negeri, terkait kasus korupsi pengadaan simulator alat uji surat izin mengemudi roda dua dan roda empat 2011. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto, dalam keterangan pers di kantornya, Selasa, 31 Juli 2012.

    Keputusan cegah diambil setelah KPK pekan lalu melakukan gelar perkara, dan menilai kasus itu layak naik ke penyidikan. "Maka karena kasus ini memerlukan kecepatan, maka diuruslah segala sesuatu terkait upaya lain, misalnya pencegahan," kata Bambang.

    Ekses dari digelarnya ekspos, selain itu, adalah dilakukannya penggeledahan sejak Senin sore, hingga Selasa dinihari tadi di kantor Korps Lalu Lintas Markas Besar Polri, Cawang. "Supaya bukti yang diperlukan bisa didapat optimal, maka diputuskan penggeledahannya sore," ujarnya.

    Djoko Susilo ditetapkan tersangka sejak 27 Juli lalu. KPK menduga kuat Djoko, kala itu Kepala Korps Lalu Lintas, telah menyalahgunakan wewenangnya sehingga menimbulkan terjadinya kerugian negara dalam proyek berbiaya sekitar Rp 180 miliar itu. "Nilai kerugian negaranya mencapai puluhan miliar. Angka pastinya masih dihitung," kata Juru Bicara KPK Johan Budi.

    ADVERTISEMENT

    ISMA SAVITRI

    Berita lain:
    Lika-liku Kasus Simulator SIM

    Djoko Susilo ''Menghilang''
    Jenderal Polisi Bintang Dua jadi Tersangka?
    Gubernur Akpol Jadi Tersangka, Kapolri-KPK Rapat Khusus

    Simsalabim Simulator SIM III

    Simsalabim Simulator SIM I

    Penyidik KPK Tersandera di Kantor Korlantas Polri

    Simsalabim Simulator SIM II

    Jadi Tersangka, Gubernur Akpol Djoko Foto-foto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.