Suhu Dieng Tembus Minus 5 Derajat Celsius

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah 25 ribu pengunjung menikmati ritual pemotongan enam anak berambut gimbal di Kompleks candi Arjuna  Dataran Tinggi Dieng dalam acara Dieng Cultur Festival, Minggu (1/7). TEMPO/Aris Andrianto

    Sejumlah 25 ribu pengunjung menikmati ritual pemotongan enam anak berambut gimbal di Kompleks candi Arjuna Dataran Tinggi Dieng dalam acara Dieng Cultur Festival, Minggu (1/7). TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Dieng - Warga di kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, pada Ramadan ini merasakan cuaca yang amat ekstrem. Suhu udara di kawasan itu bisa menembus hingga minus 5 derajat Celsius. “Paling terasa saat sahur, rasanya seperti membeku,” ujar Sekretaris Kelompok Tani Kentang Perkasa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Kabul Suwoto, Selasa, 31 Juli 2012. Kabul mengatakan, suhu ekstrem tersebut sudah terjadi selama dua hari terakhir ini. Apalagi saat mendekati bulan purnama, suhu akan terus bertambah ekstrem. Ia menyebutkan, suhu akan mencapai titik terendah sejak pukul 02.00-06.00 pagi. 

    Menurut dia, jika dipaksakan keluar rumah, maka akan terasa sakit kepala. Apalagi saat harus mengambil air wudhu ketika hendak salat Subuh, dinginnya air akan sangat terasa.

    Akibat suhu ekstrem itu, lahan pertanian kentang menjadi seperti hamparan salju yang memutih. Penduduk setempat menyebutnya embun upas atau embun yang membeku. Saat ini, kata Kabul, sedikitnya 50 hektare tanaman kentang sudah mati akibat serangan embun upas itu.

    Akibat dinginnya suhu, dia menambahkan, petani pun harus berangkat ke ladang saat matahari sudah tinggi. Mereka menunggu pipa paralon untuk menyemprot air tidak terlalu beku. Jika dipaksakan, paralon yang terdapat air di dalamnya membeku itu bisa pecah.

    ADVERTISEMENT

    Ketua Masyarakat Pariwisata Dieng, Alif Rahman, mengatakan hamparan salju di Dieng justru menjadi daya tarik untuk wisatawan. “Terutama wisatawan lokal yang belum pernah melihat salju,” katanya.

    Ia mengatakan, suhu di Dieng bisa menjadi sangat ekstrem. Pada siang hari, suhunya bisa mencapai 22-24 derajat Celcius. Namun memasuki dinihari, suhu akan terus turun hingga titik terendah mencapai minus dua derajat, bahkan bisa mencapai minus lima derajat.

    Masih menurut Alif, hamparan salju hanya terjadi di wilayah Desa Dieng Kulon. Desa ini merupakan lembah yang dikelilingi pegunungan bekas Gunung Dieng purba. Hamparan salju paling mencolok terlihat di sekitar Kawasan Gunung Arjuna. “Pemandangan inilah yang paling dinantikan oleh wisatawan lokal, yaitu saat candi-candi dikelilingi salju yang sebenarnya embun yang membeku,” katanya.

    ARIS ANDRIANTO

    Terpopuler:
    Diterpa Isu SARA, Jokowi-Ahok Tetap Populer

    Jenderal Polisi Bintang Dua jadi Tersangka?

    Calon Wali Kota Terbaik Dunia, Jokowi Banjir Dukungan

    10 Fantasi Seksual Perempuan

    Sesepuh Golkar Sentil Ical

    Simsalabim Simulator SIM III

    Gubernur Akpol Jadi Tersangka, Kapolri-KPK Rapat Khusus

    Simsalabim Simulator SIM I

    Penyidik KPK Tersandera di Kantor Korlantas Polri

    Hartati Mengaku Diperas Bupati Buol


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.