Gubernur Akpol Jadi Tersangka, Kapolri-KPK Rapat Khusus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad dalam konferensi Pers di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (03/02). TEMPO/Seto Wardhana

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad dalam konferensi Pers di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (03/02). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasca-penetapan tersangka Inspektur Jenderal Djoko Susilo, Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad akan menggelar pertemuan khusus di Markas Polri. Pertemuan itu digelar Selasa siang ini, 31 Juli 2012, di Mabes Polri.

    "Sesuai kesepakatan tadi, akan ada pertemuan lanjutan antara Ketua KPK dan Kapolri nanti siang sekitar pukul 14.00 WIB," kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., di kantornya saat konferensi pers.

    Johan mengatakan pertemuan tersebut akan membahas langkah selanjutnya setelah penetapan tersangka dan penggeledahan di kantor Korps Lalu Lintas Markas Besar Polri, Senin kemarin sampai Selasa pagi. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar membenarkan rencana pertemuan tersebut.

    Sejak 27 Juli, KPK menetapkan Djoko Susilo, mantan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, sebagai tersangka korupsi pengadaan simulator alat uji SIM roda dua dan roda empat tahun 2011. Djoko disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Majalah Tempo Edisi 23 April pernah menulis seluk-beluk kasus simulator SIM ini.

    Seiring dengan penetapan tersangka, KPK juga menggeledah kantor Korps Lantas di Jalan M.T. Haryono, Jakarta. KPK berhasil membawa sejumlah dokumen dan data dari penggeledahan tersebut. Namun penyidik KPK tidak mudah membawa dokumen itu. Penyidik sempat tertahan beberapa jam.

    Johan membenarkan insiden tersebut, pun Boy. "Soal ketidapahaman ini, konteksnya masalah komunikasi saja. Apalagi akan melakukan penggeledahan, tentu perlu ada komunikasi," kata dia.

    Menurut Boy, Mabes Polri tidak akan menghalang-halangi penyidikan KPK. Justru akan mendukung, termasuk memeriksa personel polisi sebagai saksi nantinya. "Pada prinsipnya, Mabes Polri juga mendukung pemberantasan korupsi," kata Boy.

    RUSMAN PARAQBUEQ

    Berita Terpopuler:
    Simsalabim Simulator SIM (Bagian 1 dari 3 tulisan)
    Gubernur Akpol Djoko Jadi Tersangka Sejak 27 Juli
    Ikut Selidiki Simulator, Polri Periksa 32 Saksi
    Jadi Tersangka Simulator SIM, Djoko Pilih Bungkam
    Ditanya Simulator SIM, Djoko Susilo Emoh Komentar
    Debut Manis Pemain Indonesia Bersama Espanyol B

    Sesepuh Golkar Sentil Ical


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.