3 Juta Lelaki Indonesia Kunjungi Pelacur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Maurizio Belli

    REUTERS/Maurizio Belli

    TEMPO.CO, Jakarta: Aktivis peduli AIDS, Baby Jim Aditya, mengaku prihatin dengan peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia. Salahsatu pemicunya adalah perilaku seks berisiko tinggi.

    Dari hasil riset, kata Baby, ada 214 ribu orang pelacur di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah itu dikunjungi oleh lebih dari 3 juta laki-laki. “Artinya rata-rata satu PSK dikunjungi 15 lelaki berisiko tinggi. Bisa dibayangkan risiko penyebaran HIV-nya seperti apa,” katanya, Ahad 22 Juli 2012.

    Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Kemal Siregar membenarkan. Menurutnya, angka penularan HIV melalui hubungan seksual di Indonesia belakangan meningkat pesat. Berdasarkan data KPAN, kasus AIDS karena hubungan seksual telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam kurun 5 tahun. “Ini perlu mendapat perhatian serius,” katanya kemarin.

    Pada 2006, angka kasus infeksi HIV dari hubungan seks berisiko mencapai 38 persen dari jumlah keseluruhan. Namun, pada pertengahan 2011, angka itu meningkat menjadi 76 persen.

    Dari penularan melalui hubungan seks berisiko ini, menurut Kemal, perempuanlah yang paling rentan. Data yang ia miliki menyebutkan, jumlah perempuan yang baru terinfeksi HIV atau AIDS meningkat dari 16,9 persen pada 2006 menjadi 35 persen pada pertengahan 2011. “Salah satu penyebabnya, banyak laki-laki yang membeli seks dari pekerja seks komersial, lalu berpindah dari satu tempat ke tempat lain, menginfeksi istri atau pasangannya,” katanya.


    Karena itulah, Baby Aditya mendukung kampanye kondomisasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan. “Kegelisahan masyarakat terhadap kampanye kondom bisa dipahami. Tapi kita juga tidak bisa menafikan fakta yang ada di lapangan,” ujarnya.

    GADI MAKITAN

    Berita Terpopuler:
    Apa Kata Luna Maya dan Cut Tari, Ariel Bebas

    Bergaji Rp 25 Juta, Anggota Dewan Kehabisan Uang

    Akbar Tandjung Minta Ical Relakan Kalla

    Jika Dipecat, Kalla Malah Untung

    Bandara Soekarno-Hatta Akan Dilengkapi Mesin Canggih Ini

    Inilah Alasan Mengapa Pria Tertidur Pasca-Seks

    Ini Konser Ariel ''Peterpan'' Selama Dibui 

    Kata Hotman Paris Soal Cut Tari Dituntut Kembali

    JK Akan Atur Volume Pengeras Suara Masjid

    Ada Kokain di Dekat Mayat Anak Sylvester Stallone


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.