Mahasiswa IAIN Makassar Kembali Tolak Kenaikan Harga BBM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Makassar:Puluhan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan, kembali menggelar unjuk rasa memprotes rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Senin (7/1). Pengunjuk rasa nyaris terlibat bentrok dengan belasan polisi dari Polwiltabes Makassar yang berusaha membubarkan mereka. Aksi tersebut kelanjutan unjuk rasa Sabtu lalu yang dimotori dua elemen yakni Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah IAIN Alauddin dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Alauddin (KAMAL). Unjuk rasa digelar menjelang siang. Mereka menduduki Jalan Sultan Alauddin. Mendadak berdatangan sekitar duabelas polisi Sabhara Perintis, dengan mengendarai sepeda motor dan meletuskan senjatanya ke udara. Karuan saja, para mahasiswa kocar-kacir. Sebagian pengunjuk rasa berlarian masuk kampus. Dalam unjuk rasa itu, mahasiswa sempat menyandera truk tangki Pertamina yang pengangkut solar. Mobil milik PT Karya Manunggal itu sedianya membawa solar itu ke SPBU Talasalapang. Sebelum polisi datang, truk disilangkan di tengah jalan. Mahasiswa lalu menjadikan sebagai panggung orasi. Kepala Satuan Intel Poltabes Makassar, Komisaris Idris Kadir, menilai aksi para mahasiswa itu telah mengganggu ketertiban masyarakat. Mereka berunjuk rasa di tengah jalan, akibatnya lalu lintas macet. “Kami terpaksa menembak ke udara,” jelas Idris. (Muannas - Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.