Anas Urbaningrum Pakai Kaus Masdem  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum memberikan potongan kue ulang tahunnya kepada Ketua Fraksi PD Nurhayati Ali Assegaf usai mendapat kejutan hadiah kue tar dari kader PD di hari ulang tahunnya ke 43, (15/7) dini hari, di Hotel Tugu Lestari Blitar, Jawa Timur. ANTARA/Ridhwan Ermalamora

    Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum memberikan potongan kue ulang tahunnya kepada Ketua Fraksi PD Nurhayati Ali Assegaf usai mendapat kejutan hadiah kue tar dari kader PD di hari ulang tahunnya ke 43, (15/7) dini hari, di Hotel Tugu Lestari Blitar, Jawa Timur. ANTARA/Ridhwan Ermalamora

    TEMPO.CO, Blitar- Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menggelar jalan sehat di kota kelahirannya, Blitar, Jawa Timur. Kepada khalayak dia menyatakan memiliki strategi khusus untuk memenangkan Foke pada pemilihan gubernur putaran kedua nanti.

    Ada yang menarik dari penampilan Anas. Dia tampak mengenakan kaus biru bertuliskan "MAS-DEM (Masih Demokrat)". Dari kejauhan tulisan itu tampak menyerupai nama partai politik pimpinan Surya Paloh. Sayang Anas enggan menjelaskan soal tulisan tersebut.

    Berbaur dengan kader Demokrat dan masyarakat umum, Anas Urbaningrum tampak akrab saat mengikuti jalan sehat di lapangan Kelurahan Sanan Wetan Kota Blitar, Ahad siang, 15 Juli 2012. Sesekali dia mengajak ngobrol orang-orang di sekitarnya sambil mengumbar senyum. Hal ini berbeda dengan sikapnya yang menutup diri menjelang pemeriksaan KPK terkait dengan kasus Hambalang beberapa waktu lalu.

    Usai mengakhiri jalan sehat dengan teman sekolahnya dan masyarakat, Anas menyediakan diri menerima wawancara wartawan. "Masa depan Jakarta akan lebih terjamin kalau Fauzi-Nahrowi diberi amanah," kata Anas soal pemilihan gubernur DKI putaran kedua, Ahad 15 Juli 2012.

    Dia mengaku memiliki strategi khusus untuk memenangkan pasangan itu. Namun hal itu disimpan untuk dilancarkan pada waktu yang tepat.

    Alumnus Pondok Pesantren Al-Kamal Kunir, Blitar, ini juga mengatakan bahwa proses pemilihan putaran pertama kemarin berjalan demokratis. Kalaupun sempat terjadi saling serang antardua kubu pasangan, hal itu dinilai wajar dalam pemilihan.

    HARI TRI WASONO

    Berita lain:
    Liputan Khusus Pemilihan Gubernur DKI Jakarta

    Jokowi dan Foke Pesan 40 Ribu Kaos ke Bandung
    Kubu Foke Akan Tiru Strategi Jokowi?

    Pilkada Putaran Kedua, PKS Bakal Galau

    Tim Foke: Kami Tak Akan Jiplak Gaya Jokowi

    Megawati Kehilangan Avanza di Monas

    Fauzi Bowo Temui Petinggi PKS

    Gaya Dahlan Iskan ''Kerjai'' Bupati Subang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.